MBG Beri Manfaat Nyata, Kepsek SMAN 1 Lhoksukon Minta Berlanjut
- 12 Sep 2026 06:53 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, khususnya siswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. Jumat, 11 September 2026.
Kepala SMA Negeri 1 Lhoksukon, Zulkifli, M.Pd., mengatakan MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan makanan siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, asupan makanan bergizi dapat membantu siswa lebih siap mengikuti pembelajaran dan meningkatkan konsentrasi selama berada di sekolah.
“Harapan kami, MBG ini harus dilanjutkan, karena sangat bermanfaat bagi siswa, apalagi bagi mereka yang kondisi ekonomi keluarganya menengah ke bawah,” kata Zulkifli.
Ia berharap keberlanjutan program tersebut dibarengi peningkatan tata kelola, terutama menyangkut kualitas gizi, kebersihan, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi makanan.
Zulkifli menilai pelaksanaan MBG perlu ditangani pihak yang memiliki kompetensi agar standar gizi dan kualitas makanan yang diterima siswa tetap terjaga.
“Pelaksanaan MBG juga harus dilakukan oleh pihak yang berkompeten, sehingga standar gizi, kebersihan dan kualitas makanan tetap terjaga,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, Zulkifli menyebut MBG juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kebutuhan bahan pangan dalam program tersebut dapat membuka pasar bagi hasil pertanian dan berbagai komoditas pangan lokal.
“Dengan adanya MBG ini, masyarakat juga ikut mendapatkan manfaat. Program ini dapat mendorong penyerapan hasil pertanian dan meningkatkan penjualan berbagai komoditas pangan yang dihasilkan petani,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG sehingga berbagai kendala teknis dapat diperbaiki tanpa mengurangi manfaat program bagi siswa.
“Program yang menyentuh kebutuhan dasar siswa seperti MBG harus dijaga keberlanjutannya. Yang perlu diperbaiki adalah tata kelola dan kualitas pelaksanaannya, bukan menghentikan programnya,” pungkas Zulkifli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....