Makin Mudah Belajar Bahasa Aceh lewat Kamus Daring
- 31 Jul 2026 20:45 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Dalam upaya melestarikan bahasa daerah dan memudahkan masyarakat dalam mempelajari kosakata lokal, Balai Bahasa Provinsi Aceh kini menyediakan akses Kamus Bahasa Aceh secara dalam jaringan (daring). Fasilitas layanan publik ini terbuka dan dapat diakses secara gratis oleh siapa saja, baik akademisi, pelajar, wisatawan, maupun masyarakat umum yang berminat.
Widyabasa Ahli Pertama Balai Bahasa Provinsi Aceh, Cut Ida Agustina mengatakan kehadiran Kamus Bahasa Daerah Aceh (KBDA) Daring ini menjadi langkah strategis di era digitalisasi. Masyarakat kini tidak lagi harus bergantung pada kamus fisik yang mungkin terbatas peredarannya.
"Hanya dengan menggunakan ponsel pintar atau perangkat komputer yang terhubung ke internet, ribuan padanan kata bahasa Aceh dan Indonesia kini berada dalam genggaman," ungkap Cut Ida kepada RRI beberapa waktu lalu .
Untuk menikmati kemudahan layanan ini, masyarakat cukup mengunjungi laman resmi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada alamat kamusbbpa.kemendikdasmen.go.id.
Sistem antarmuka situs tersebut dirancang sangat ramah pengguna (user-friendly). Setelah memilih opsi "Kamus Bahasa Aceh", pengunjung dapat langsung mencari arti kata melalui dua metode praktis yaitu mengetik kata yang dicari pada kolom pencarian utama, atau menelusuri daftar kosakata melalui indeks abjad A hingga Z yang telah disediakan.
Selain berfokus pada bahasa Aceh, langkah inklusif juga ditunjukkan oleh Balai Bahasa dengan memasukkan kekayaan linguistik daerah lainnya. Melalui portal yang sama, masyarakat juga bisa mengakses kamus untuk bahasa Gayo, Sigulai, Devayan, Minang Jamee, dan Melayu Tamiang.
Bagi masyarakat atau peneliti yang membutuhkan informasi yang lebih spesifik, Balai Bahasa Provinsi Aceh juga menyediakan berbagai kamus tematik bergambar, seperti Kamus Budaya Aceh–Indonesia dan Kamus Kemaritiman Aceh–Indonesia. Kamus-kamus tematik ini dapat diakses secara terpisah melalui rubrik khusus di bbaceh.kemendikdasmen.go.id/kamus/.
" Inovasi kemudahan akses kamus daring ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda dalam menuturkan bahasa ibunya, sekaligus menjadi jembatan bagi pendatang untuk beradaptasi dengan budaya lokal," ungkap Cut Ida.
Dengan dokumentasi digital yang baik, eksistensi bahasa daerah di Provinsi Aceh diyakini akan terus lestari di tengah derasnya arus modernisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....