Upaya Tekan Angka Stunting, Empat Gampong Diusulkan Jadi Sasaran Prioritas
- 23 Jun 2026 15:10 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe– UPTD Puskesmas Mon Geudong mengusulkan empat gampong di wilayah kerjanya untuk ditetapkan sebagai lokus penanganan stunting Tahun 2026.
Usulan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penetapan lokus penanganan stunting yang diselenggarakan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Bappeda Kota Lhokseumawe di Aula Bappeda, Senin 22 Juni 2026.
Empat gampong yang diusulkan yakni Gampong Pusong Baru, Gampong Pusong Lhokseumawe, Gampong Keude Aceh, dan Gampong kota Lhokseumawe.
Kepala UPTD Puskesmas Mon Geudong, dr. Amroellah, mengatakan usulan tersebut berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi status gizi balita hingga Mei 2026 yang menunjukkan prevalensi stunting di keempat gampong tersebut telah melebihi lima persen.
Menurut dr. Amroellah, penetapan lokus stunting merupakan langkah strategis untuk memfokuskan intervensi kesehatan dan lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Dengan adanya penetapan lokus, berbagai program seperti pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, edukasi gizi, peningkatan cakupan imunisasi, perbaikan sanitasi, serta pendampingan keluarga berisiko stunting dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan efektif.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan stunting membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah gampong, kader kesehatan, tokoh masyarakat hingga keluarga sasaran.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup, lingkungan yang sehat, serta pelayanan kesehatan yang optimal.
Melalui usulan tersebut, UPTD Puskesmas Mon Geudong berharap keempat gampong dapat memperoleh perhatian dan dukungan program yang lebih intensif sehingga angka stunting dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi masa depan Kota Lhokseumawe semakin baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....