Menjaga Tegaknya Ketahanan Keluarga ditengah Badai Krisis,Perempuan Pilar Utama

  • 15 Jun 2026 15:38 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe -Acara pengarusutamaan gender di Pro 1 RRI Lhokseumawe edisi Senin 15 Juni 2026 membedah isu krusial mengenai ketahanan keluarga di tengah tekanan krisis ekonomi. Dipandu oleh host Denny, dialog interaktif ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Roslina Rasyid dari LBH APIK Lhokseumawe dan Maida Safrina selaku Ketua Dewan Balaisyura Aceh Utara. Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa krisis ekonomi tidak hanya mengguncang stabilitas finansial rumah tangga, tetapi juga melipatgandakan beban domestik dan psikologis yang harus dipikul oleh perempuan serta kelompok rentan lainnya. Ketika roda perekonomian melambat, kerentanan terhadap konflik internal hingga potensi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cenderung meningkat secara signifikan.

Menyikapi tantangan nyata ini, para narasumber menekankan pentingnya penguatan sistem pendukung (support system) yang berkeadilan gender di tingkat komunitas maupun kebijakan daerah. Roslina Rasyid menyoroti perlunya perlindungan hukum yang responsif terhadap hak-hak perempuan yang kerap menjadi korban berlapis saat krisis melanda. Sementara itu, Maida Safrina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkokoh ketahanan keluarga melalui pembagian peran yang setara antara suami dan istri serta penguatan modal sosial-keagamaan. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama agar kelompok rentan di Lhokseumawe dan Aceh Utara mampu bertahan, bangkit, dan tetap berdaya di tengah ketidakpastian ekonomi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....