KTNA Lhokseumawe Sebut Pasar Murah Solusi Jaga Daya Beli Masyarakat

  • 18 Mei 2026 11:13 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe – Menjelang Hari Raya Idul adha, harga berbagai komoditas bahan pokok di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya terpantau mengalami lonjakan tajam. Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) yang bekerja sama dengan Perum Bulog akan menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik strategis.

Langkah taktis ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Lhokseumawe.

Sekretaris KTNA Lhokseumawe, Sugito Tasan, menyatakan bahwa pelaksanaan pasar murah ini merupakan langkah alternatif yang sangat krusial. Menurutnya, momentum ini sangat tepat mengingat kebutuhan pokok masyarakat selalu meningkat drastis menjelang hari besar keagamaan.

"Pasar murah itu menjadi salah satu alternatif dalam hal mengatasi harga komoditas kebutuhan pokok untuk warga masyarakat Kota Lhokseumawe. Ini sangat penting ya, karena memang menjelang Hari Raya Iduladha ini kebutuhan pokok masyarakat itu meningkat drastis," ujar Sugito saat diwawancarai RRI, Senin 18 Mei 2026.

Sugito menambahkan, situasi saat ini memang cukup menyulitkan warga. Selain karena faktor musiman menjelang Iduladha, tekanan ekonomi global juga ikut memicu melambungnya harga pangan di pasar domestik.

"Di samping gejolak ekonomi global, ditambah lagi dengan hari-hari besar keagamaan seperti Iduladha ini. Sehingga kebutuhan pangan ini menjadi salah satu yang sangat mendasar bagi warga masyarakat. Karena itu, pasar murah menjadi salah satu solusi untuk sementara waktu," lanjutnya.

Ketika ditanya mengenai harapan ke depan terkait program ini, Sugito menegaskan pentingnya keberpihakan kepada masyarakat yang paling terdampak oleh inflasi, khususnya kelompok ekonomi rentan.

"Ya tentunya pasar murah yang dilakukan ini diharapkan bisa membantu warga masyarakat Kota Lhokseumawe, terutama di kalangan kelas menengah ke bawah. Karena memang di saat ekonomi yang serba sulit ini, pasar murah menjadi salah satu alternatif untuk menjaga daya beli masyarakat ketika situasi lagi tidak menentu seperti sekarang," pungkas Sugito.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....