STIKES Darussalam Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran Kampong Jawa Lama

  • 07 Mei 2026 20:13 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe– Bentuk kepedulian terhadap sesama terus mengalir bagi warga terdampak musibah kebakaran di Komplek Pardede, Desa Kampong Jawa Lama, Kota Lhokseumawe. Kali ini, civitas akademika STIKES Darussalam Lhokseumawe bersama IBI Lhokseumawe hadir memberikan bantuan langsung melalui program "SDL Peduli", Kamis 7 Mei 2026.

Wakil Ketua 1 Bidang Akademik STIKES Darussalam Lhokseumawe, Dr. Murniati, S.Tr.Keb., M.K.M., M.Keb., menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan inisiatif bersama untuk meringankan beban 88 Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal.

"Donasi yang kami berikan hari ini meliputi kebutuhan mendesak seperti makanan, minuman, pakaian layak pakai, kelambu, selimut, hingga perlengkapan mandi," ujar Dr. Murniati saat ditemui di lokasi posko bantuan.

Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut berhasil dihimpun dari kontribusi seluruh elemen kampus, mulai dari karyawan, mahasiswa kebidanan dan keperawatan, hingga siswa SMK Kesehatan Darussalam Lhokseumawe.

"Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya membantu secara materiil, tetapi juga membangkitkan jiwa sosial dan empati bagi mahasiswa kami. Bencana tidak bisa diprediksi, namun dengan saling bahu-membahu, beban korban akan terasa lebih ringan," tambahnya.

Kepala Desa (Geuchik) Kampong Jawa Lama, Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran berbagai instansi dan lembaga yang terus memberikan dukungan moral maupun material.

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh dinas, instansi, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Kehadiran Bapak dan Ibu semua sangat membantu menghibur dan menguatkan mental saudara-saudara kita di sini agar mereka bisa kembali ceria menjalani kehidupan pasca-musibah," ungkap Syamsul.

Berdasarkan data terbaru yang disampaikan Syamsul Bahri, musibah kebakaran besar ini menghanguskan sedikitnya 81 unit rumah yang dihuni oleh 85 KK atau sekitar 270 jiwa.

Saat ini, para pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian. "Untuk sementara, warga tinggal di tenda darurat yang kami sediakan di tiga titik. Sebagian lainnya ada yang menumpang di rumah kerabat dan ada juga yang menempati area gereja sekitar," jelasnya.

Syamsul Bahri kembali mengimbau kepada masyarakat luas untuk terus mengulurkan tangan membantu warga Kampong Jawa Lama, mengingat kebutuhan harian para korban masih sangat bergantung pada donasi selama masa pemulihan ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....