Enam Desa Kompak Swadaya Normalisasi Irigasi Tersumbat
- 04 Mei 2026 12:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Enam desa di wilayah setempat menunjukkan solidaritas tinggi dalam mengatasi persoalan tersumbatnya saluran irigasi yang berdampak pada lahan pertanian warga. Melalui musyawarah bersama para geuchik, disepakati bahwa penanganan dilakukan secara swadaya dengan sistem patungan dari masing-masing desa.
Keujruen Blang, Amir, menjelaskan bahwa desa yang terlibat yakni Beunot, Langa, Punti, Baroeh Blang Rimueng, Glong, dan Bungong. Seluruhnya terdampak akibat tersumbatnya aliran irigasi di beberapa titik penting yang menghambat distribusi air ke persawahan masyarakat.

“Ini merupakan hasil kesepakatan bersama para geuchik. Kami berinisiatif melakukan normalisasi secara gotong royong agar air bisa kembali mengalir ke lahan pertanian warga,” ujarnya.
Pekerjaan normalisasi tersebut mencakup panjang sekitar 3 kilometer, dimulai dari perbatasan Gampong Glong hingga Ulee Gampong, dan berlanjut hingga ke saluran pembuang di wilayah Punti serta Baroeh Blang Rimueng.

Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi petani yang mulai kesulitan mendapatkan pasokan air. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan berdampak pada produktivitas pertanian masyarakat.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan enam desa ini menjadi bukti bahwa kekuatan kolaborasi di tingkat gampong mampu menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan infrastruktur, sekaligus menjaga keberlangsungan sektor pertanian di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....