Stok Tertinggi Sepanjang Sejarah, Ketahanan Pangan Aceh Makin Kuat
- 03 Mei 2026 20:11 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, TA Khalid, memastikan stok beras di Aceh dalam kondisi aman dan mencukupi hingga akhir tahun 2026. H
Hal ini disampaikan Saat kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog di Desa Ulee Blang Mane, Kota Lhokseumawe, Minggu 3 Mei 2026. Berdasarkan data Bulog se-Aceh, posisi stok beras saat ini mencapai 117.967 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang, bahkan menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang sejarah Bulog di Aceh. S
Selain itu, realisasi pengadaan beras dalam negeri sejak awal tahun telah mencapai 84.635 ton atau 63,02 persen dari target. Capaian ini menunjukkan distribusi dan serapan gabah petani berjalan dengan baik. TA Khalid menegaskan, kondisi stok beras yang melimpah ini mencerminkan ketahanan pangan Aceh yang kuat. Ia menyebut, ketersediaan beras menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan mencegah gejolak di masyarakat.
“Dengan stok yang cukup, kita bisa memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap stabil,” ujarnya.
Meski demikian, ia mendorong penguatan sektor pengolahan beras melalui pembangunan Rice Milling Unit (RMU) atau penggilingan padi modern di Aceh. Menurutnya, keberadaan RMU penting untuk menjaga kualitas beras sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal.
“Gabah kita melimpah, tapi harus diimbangi dengan fasilitas pengolahan yang memadai agar kualitas beras tetap terjaga,” tambahnya.
Selain itu, pembangunan gudang penyimpanan beras di setiap kabupaten/kota juga dinilai penting untuk memperkuat cadangan pangan, terutama dalam menghadapi potensi bencana di Aceh.
Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Aceh, Alhori, menyebutkan bahwa stok beras saat ini
merupakan yang tertinggi sejak Bulog Aceh berdiri. Dengan kondisi tersebut, Bulog optimistis ketersediaan beras di Aceh akan tetap aman dan terjaga hingga akhir tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....