Perempuan Berdaya, Rupiah Berjaya Warnai Hari Kartini di Lhokseumawe
- 22 Apr 2026 07:42 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID Lhokseumawe – Semangat Hari Kartini terasa begitu hidup dalam kegiatan bertajuk “Perempuan Berdaya, Rupiah Berjaya” yang digelar Komunitas Tika Beut bersama CBP Rupiah KPwBI Lhokseumawe, Selasa 21 April 2026, Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus refleksi tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Mengusung semangat perjuangan Kartini, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan, tetapi juga diisi dengan edukasi mengenai cinta, paham, dan bangga rupiah. Literasi keuangan dinilai menjadi bekal penting bagi perempuan, khususnya generasi muda, agar mampu mengelola keuangan secara bijak dan mandiri di tengah perkembangan zaman.
Dekan FUAD UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Mahdi, menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Tika Beut dan CBP Rupiah KPwBI Lhokseumawe atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini.
“Perempuan memiliki peran sentral dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Literasi keuangan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Semangat Kartini hari ini harus diterjemahkan dalam bentuk kesadaran finansial yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Irmansyah selaku Manager Unit Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Lhokseumawe mengungkapkan apresiasinya kepada pihak kampus dan Komunitas Tika Beut atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, edukasi tentang rupiah akan lebih efektif jika disampaikan melalui komunitas yang dekat dengan masyarakat.
Ia berharap sinergi serupa dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi yang menyentuh langsung masyarakat luas. Dengan begitu, pesan tentang pentingnya menjaga dan mencintai rupiah dapat dipahami oleh lebih banyak kalangan, terutama generasi muda.
Pembina Komunitas Tika Beut, Dr. Rizki Wahyudi dan Zanzibar, juga menyampaikan rasa senang atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi bagian dari Episode 33 Tika Beut. Mereka berharap Tika Beut terus hadir sebagai ruang diskusi yang hidup, kritis, dan bermakna di lingkungan kampus.
Ketua Komunitas Tika Beut, Jihan Fanyra, mengaku terharu melihat tingginya antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa perempuan muda saat ini memiliki semangat besar untuk belajar dan memahami cara menjadi pribadi yang mandiri secara finansial.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Tika Beut bersama CBP Rupiah KPwBI Lhokseumawe berharap semangat pemberdayaan perempuan dan literasi keuangan tidak hanya berhenti pada momentum Hari Kartini, tetapi terus menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....