Bangun Ketangguhan , BPBD Aceh Utara Perkuat Peran Kelompok Rentan
- 14 Apr 2026 06:24 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Aceh Utara - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara terus mendorong penguatan sistem penanggulangan bencana yang inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Langkah ini dinilai penting agar upaya mitigasi tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga membangun ketangguhan sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Aceh Utara, Mulyadi, dalam forum koordinasi Sub Klaster Layanan Disabilitas dan Respons (LDR) yang berlangsung di Salah satu Hotel di Lhoksukon, Senin 13 April 2026. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi lintas sektor untuk memperkuat sinergi dalam penanganan bencana.
Forum tersebut diinisiasi oleh Yakkum Emergency Unit bersama CBM Indonesia, serta didukung Dinas Sosial Aceh Utara. Peserta yang hadir mencapai sekitar 50 orang, terdiri dari unsur pemerintah, relawan, hingga komunitas penyandang disabilitas.
Dalam pemaparannya, Mulyadi menegaskan bahwa upaya perlindungan terhadap kelompok rentan telah memiliki dasar hukum yang jelas. Ia merujuk pada regulasi BNPB terkait pengarusutamaan gender dan disabilitas sebagai pedoman dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang adil dan merata.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan cara pandang dalam melihat kelompok rentan. Menurutnya, perempuan dan penyandang disabilitas tidak lagi ditempatkan sebagai pihak yang pasif, melainkan harus diberdayakan sebagai bagian dari kekuatan dalam sistem kesiapsiagaan.
“Mereka memiliki kemampuan dan peran masing-masing yang dapat dioptimalkan, seperti dalam penyebaran informasi kebencanaan, edukasi di tingkat komunitas, hingga keterlibatan dalam simulasi evakuasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pendekatan inklusif ini harus diterapkan secara menyeluruh pada setiap tahapan penanggulangan bencana. Mulai dari perencanaan pra-bencana yang partisipatif, penanganan darurat yang memperhatikan kebutuhan khusus, hingga proses pemulihan pascabencana yang ramah bagi semua kelompok.
Di sisi lain, BPBD Aceh Utara juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dipicu perubahan iklim, terutama fenomena El Niño. Kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....