Satu Unit Rumah di Banda Sakti Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

  • 05 Apr 2026 09:57 WIB
  •  Lhokseumawe

Lhokseumawe – Kebakaran kembali melanda kawasan permukiman padat di Kota Lhokseumawe. Satu unit rumah permanen milik warga di Gampong Kampung Jawa Baru, Gang Kenari, Kecamatan Banda Sakti, dilaporkan terbakar pada Minggu, 5 April 2026 pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat laporan pertama diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Lhokseumawe. Tanpa menunggu lama, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama personel pemadam kebakaran (Damkar) Regu C langsung bergerak menuju lokasi dengan respon time sekitar lima menit.

Rumah yang terbakar diketahui milik Siti Aminah (52), yang dihuni oleh tiga orang anggota keluarga, yakni Agus Muslim (25) dan Auril Anggela (16). Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kepala regu Damkar BPBD Kota Lhokseumawe, Zulfazli, yang memimpin langsung proses pemadaman, mengerahkan tiga unit armada mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil operasional L300 untuk menjinakkan api. Kobaran api yang sempat membesar akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 50 menit kemudian.

“Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Alhamdulillah api berhasil kita kuasai, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Zulfazli di lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah. Sekitar 60 persen bangunan rumah dilaporkan hangus terbakar, dengan kerugian material yang masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Pasca kejadian, Tim TRC BPBD yang dipimpin Zulkifli langsung mengambil langkah cepat dengan mendirikan tenda darurat sebagai tempat pengungsian sementara bagi keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal.

Penanganan kebakaran ini turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Damkar dan TRC BPBD Kota Lhokseumawe, Redkar, ERPA Atjeh, RAPI, TNI/Polri, Tagana, PLN, serta dukungan masyarakat setempat yang ikut membantu proses evakuasi dan pemadaman.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, BPBD Kota Lhokseumawe mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat arus pendek listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan respon cepat dalam menghadapi bencana, guna meminimalisir dampak yang lebih besar di tengah lingkungan permukiman padat penduduk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....