Bantuan Banjir Langsa Berlanjut, Tahap Berikutnya Dibuka
- 04 Mar 2026 07:15 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID,Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa memastikan penyaluran bantuan stimulan bagi korban banjir terus berlanjut dan tidak berhenti pada Tahap II.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah, serta para kepala daerah lainnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Dalam laporannya, Pemko Langsa menyampaikan bahwa hingga hari ini bantuan telah disalurkan kepada 1.326 unit rumah terdampak, terdiri dari 780 unit rusak ringan dan 546 unit rusak sedang. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari Tahap II yang kini tengah berjalan.

Namun demikian, proses pendataan masih terus berlangsung. Tercatat sebanyak 42.083 data warga masih dalam tahap verifikasi dan validasi. Dari jumlah itu, hampir 20 persen telah memasuki tahapan lanjutan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara cermat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin berspekulasi karena keputusan berada di pemerintah pusat. Masyarakat kami membutuhkan kepastian, dan kami memohon penegasan agar warga memperoleh kejelasan,” ujar Jeffry Sentana saat menyampaikan laporan langsung kepada Menko PMK.
Menanggapi hal tersebut, Pratikno menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen mempercepat respons penanganan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa Tahap II bukanlah tahap terakhir, dan pemerintah masih membuka ruang untuk tahap lanjutan berdasarkan hasil verifikasi serta kebijakan nasional yang berlaku.
Penegasan tersebut disambut optimisme oleh Walikota Langsa. Ia menyebut kepastian ini menjadi kabar baik sekaligus meluruskan berbagai isu hoaks yang beredar di tengah masyarakat. “Alhamdulillah, ini menenangkan masyarakat. Bantuan ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir,” ungkapnya.
Sebagai bentuk transparansi, Pemko Langsa juga membuka ruang pengaduan dan klarifikasi. Tim verifikasi sebelumnya telah direvisi dan diganti dengan tim baru berjumlah 120 orang yang bertugas melakukan verifikasi faktual langsung ke rumah warga di bawah koordinasi Sekretaris Daerah Kota Langsa.
Warga diminta melaporkan jika terdapat dugaan penyimpangan, baik di tingkat gampong maupun kecamatan. Laporan dapat disampaikan ke BPBD atau langsung kepada Sekda apabila diperlukan.
Pemko Langsa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pendataan dan penyaluran bantuan agar berjalan adil, transparan, dan akuntabel. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Menko PMK, serta Pemerintah Provinsi Aceh atas dukungan dan perhatian terhadap percepatan pemulihan pasca-banjir di Kota Langsa.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan secara simbolis sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, geuchik, tokoh masyarakat, serta para penerima bantuan perbaikan rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....