Waspadai Microsleep Mengintai Pemudik saat Arus Balik
- 26 Mar 2026 18:16 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Arus balik Lebaran menjadi momen krusial yang kerap diwarnai peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas. Salah satu penyebab yang sering luput dari perhatian adalah microsleep, yakni kondisi tertidur singkat selama beberapa detik tanpa disadari. Meski terjadi dalam waktu sangat singkat, kondisi ini dapat berakibat fatal, terutama bagi pengendara jarak jauh.
Microsleep umumnya terjadi akibat kelelahan, kurang tidur, atau perjalanan panjang tanpa istirahat yang cukup. Dalam kondisi ini, otak kehilangan fokus sejenak, sementara tubuh tetap melakukan aktivitas seperti mengemudi. Hal inilah yang membuat microsleep menjadi sangat berbahaya di jalan raya.
Dilansir dari World Health Organization, kelelahan saat berkendara menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas di berbagai negara. Bahkan, risiko kecelakaan meningkat signifikan ketika seseorang mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kurang istirahat.
Di Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap tanda-tanda kelelahan selama perjalanan mudik maupun arus balik. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain sering menguap, mata terasa berat, sulit fokus, hingga tidak mengingat beberapa kilometer perjalanan yang telah dilalui.
Untuk mencegah microsleep, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh para pemudik. Pertama, pastikan tidur cukup minimal 7–8 jam sebelum melakukan perjalanan jauh. Kedua, lakukan istirahat setiap 2–3 jam sekali selama perjalanan, meskipun tidak merasa lelah.
Selain itu, pengemudi disarankan untuk tidak memaksakan diri tetap berkendara saat sudah merasa mengantuk. Mengonsumsi kafein seperti kopi memang bisa membantu sementara, namun bukan solusi utama. Jika rasa kantuk tidak tertahankan, berhenti dan tidur sejenak selama 15–30 menit menjadi pilihan terbaik.
Perjalanan bersama teman atau keluarga juga dapat membantu mengurangi risiko microsleep, karena bisa saling mengingatkan atau bergantian mengemudi. Mengatur suhu kabin, mendengarkan musik, serta menjaga posisi duduk yang nyaman juga dapat membantu menjaga kewaspadaan.
Keselamatan selama arus balik menjadi tanggung jawab bersama , bahaya microsleep dan kenali langkah pencegahan yang tepat, dapat membuat perjalanan pulang kampung dapat berlangsung aman dan lancar hingga sampai tujuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....