Kemenperin: 4,4 Juta IKM Jadi Penggerak Ekonomi di Berbagai Daerah
- 23 Sep 2026 07:49 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Industri Kecil dan Menengah (IKM) menjadi bagian besar dari struktur industri manufaktur Indonesia dengan jumlah sekitar 4,4 juta unit usaha. Jumlah tersebut mencapai 99,78 persen dari total unit usaha industri manufaktur nasional.
Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Yedi Sabaryadi mengatakan, keberadaan IKM memiliki peran strategis karena tersebar di berbagai daerah dan berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
| Baca juga: Rumah BUMN Tual Fokus Naikkan Kelas UMKM |
“Industri kecil menengah memiliki peran yang sangat strategis dalam perekonomian nasional,” ujar Yedi saat membuka kegiatan Pendampingan Teknis Produksi bagi IKM Olahan Kelapa di Aurelia Hotel by Kimson, Langgur, Selasa (22/9/2026).
Menurut Yedi, IKM turut berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan masyarakat untuk menjalankan usaha. Aktivitas tersebut sekaligus menggerakkan perekonomian di berbagai daerah.
| Baca juga: Harga Ikan Momar Melonjak di Pasar Tual |
“IKM menjadi salah satu kekuatan penciptaan lapangan kerja, pemerataan kesempatan berusaha, serta penggerak ekonomi di berbagai daerah,” katanya.
Yedi menjelaskan, IKM merupakan bagian dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya usaha kecil yang telah memiliki proses produksi.
Ia menjelaskan, usaha mikro yang sebelumnya bergerak dalam aktivitas perdagangan dapat berkembang menjadi IKM ketika mulai memiliki proses produksi. Pada tahap tersebut, pembinaannya berada dalam lingkup Kementerian Perindustrian, khususnya Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah.
Pemahaman mengenai posisi IKM dalam struktur UMKM tersebut penting bagi pelaku usaha di daerah agar dapat mengetahui bentuk pembinaan yang sesuai dengan tahapan perkembangan usahanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....