Metode Pengayaan Memperkuat Kompetensi Siswa Hadapi TKA

  • 07 Okt 2026 13:35 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Kepala SD Naskat Matias 2 Tual, Sebastianus Angwarmase, S. Ag kepada rr.co.id menjelaskan, kegiatan Pembelajaran di Semester 2 tahun pelajaran 2026-2027, berjalan optimal, didukung 9 Guru di Satuan Pendidikan SD Naskat Matias 2, baik Guru PNS, guru P3K, dan Guru Honor, Rabu (7/10/2026).

Guru kami semua sudah sertifikasi. Kemudian jumlah siswa dari kelas 1 sampai kelas 6, sebanyak 110 anak. Dengan kekuatan Rombongan Belajar (Rombel) ada 6 Rombel,” tegasnya.

Dikatakan, pembelajaran yang berlangsung di semester ini, menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar, dan sementara dalam tahapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) sejalan arahan Kementerian terkait.

”Sistem pembelajaran, kita sudah berjalan dengan kurikulum merdeka. Dan dari kurikulum merdeka, mau lagi menjurus ke kurikulum deep learning. Jadi sekarang kita sementara berjalan dengan kurikulum merdeka, lalu menjurus ke kurikulum deep learning,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sementara membekali para Murid jelang Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) kedua kalinya, namun perlu diawali komunikasi bersama orang tua melalui Rapat orang Tua, untuk membicarakan agenda Nasional tersebut.

”Ujian TKA itu baru pernah pelaksananya pertama kali pada tahun lalu. Dan untuk mempersiapkan semua hal menyangkut TKA, kita yang pertama mengadakan pertemuan langsung dengan orang tua,” ucap Angwarmase.

Lebih jauh Angwarmase mengungkapkan, pengayaan diberikan bari para Peserta TKA lewat metode Les tambahan, khusus siswa Kelas VI (Enam) guna mempersiapkan kompetensinya pada 2 Mata pelajaran Unggulan yakni, Bahasa Indonesia dan Matermatika.

” Ujian Bahasa Indonesia dan Matematika. Dan pada waktu itu dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah simulasi, tahap kedua adalah Gladi, dan tahap ketiga adalah ujian utama,”katanya.

Angwarmase menilai, kesepakatan antara guru dan orang tua menjadi langkah akurat, menimbang TKA menjadi hal baru yang membutuhkan pendampingan guru dan orang tua, dan puncak Pelaksanaan TKA, akan berlangsung di Awal tahun 2027 mendatang.

”Nantinya di tahun 2027 juga mulai pelaksanaan TKA. Dan pelaksanaan TKA yang kami siapkan seperti tahun kemarin.Jadi anak-anak sekarang sudah diberikan waktu untuk les tambahan khusus untuk kelas 6,” terangnya.

TKA kata Angwarmase, direncakan akan meliputi 3 mata pelajaran yang membutuhkan, nilai disiplin, ketekunan dan keseriusan siswa untuk memperoleh nilai yang murni sesuai penilaian yang transparan dan obyektif.

”Memang ujian itu betul-betul murni, hasilnya murni dari siswa. Tidak ada bantuan dari siapa-siapa, tetapi itu memang hasil kerja siswa, mengetes intelektual anak sendiri, sehingga hasil yang dikeluarkan juga itu berdasarkan hasil murni daripada siswa sendiri,” bebernya.

Angwarmase juga menandaskan, hasil yang diperoleh berdasarkan kemampuan siswa, olehnya itu pembekalan telah dilakukan dalam bulan Oktober 2026 hingga bulan November, dan bulan Desember 2026 akan diakhiri dengan Pelaksanaan Ujian Semester.

”Jadi tiga bulan persis kita buat persiapan untuk pengayaan, mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi ujian TKA. Jumlah Siswa Kelas 6 jumlah sekarang ada 18 anak yang akan ikut TKA,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....