SBSI Tual Gelar Aksi Damai Tolak Pembatasan Usia Sopir AMT

  • 06 Okt 2026 20:43 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Tual - Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menggelar aksi damai di Fuel Pertamina Tual untuk menolak kebijakan pembatasan usia pekerja AMT 1 dan AMT 2. Aksi tersebut dilakukan karena sopir yang telah berusia 50 tahun disebut tidak diperbolehkan melakukan operasional dan masuk ke area Pertamina.

Koordinator Lapangan SBSI, Rizal Tawakal kepada rri.co.id (06/10/2026) mengatakan, aksi dilakukan untuk mempertanyakan sekaligus menolak kebijakan pembatasan usia khusus bagi sopir atau AMT 1. Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai merugikan pekerja yang selama ini bekerja melalui vendor Pertamina.

"Kami melakukan aksi damai dari serikat buruh sejahtera Indonesia ,aksi ini dilakukan terkait dengan adanya pembatasan Usia bagi pekerja AMT 1 dan AMT 2 mobil pertamina yang memang mobil pertamina itu dibawah vendor-vendor ,nah mereka membatasi khusus untuk AMT 1 dalam hal ini supir itu tidak boleh melakukan operasional dilarang masuk ke area pertamina", kata Tawakal.

Tawakal menjelaskan, pekerja AMT 1 dan AMT 2 yang terdampak merupakan pekerja dari sejumlah vendor yang bekerja sama dengan Pertamina. SBSI menilai kebijakan pembatasan usia tersebut perlu dijelaskan secara terbuka kepada para pekerja.

"Hal ini jelas melanggar undang-undang sehingga pada hari ini kami melakukan aksi damai di Fuel Pertamina Tual untuk pertanyakan itu dan menolak kebijakan tersebut", katanya.

SBSI berharap Pertamina Tual dapat memberikan penjelasan terkait dasar penerapan kebijakan tersebut. Aksi damai ini diharapkan menjadi ruang untuk mencari penyelesaian yang sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....