PRIMA, Cara TNI Menjawab Tantangan Masa Kini dan Masa Depan
- 06 Okt 2026 01:47 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Profesional dalam menjalankan tugas, cepat membaca perubahan, mampu bekerja bersama, menguasai teknologi, dan siap beradaptasi. Lima sikap itu dirangkum dalam satu kata yang menjadi penekanan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada peringatan HUT ke-81 TNI, yakni PRIMA.
PRIMA merupakan akronim dari Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Nilai tersebut diarahkan menjadi budaya pengabdian bagi seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI dalam menjalankan tugas, baik menghadapi tantangan saat ini maupun perkembangan ancaman di masa depan.
Pesan itu disampaikan Panglima TNI melalui amanat yang dibacakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Tual Kolonel Laut (P) Mochamad Achnaf, selaku inspektur upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Lanud Dominicus Dumatubun Langgur, Senin (5/10/2026).
Bagi Panglima TNI, profesionalisme menjadi pijakan pertama. Prajurit diarahkan untuk menguasai tugas dan tanggung jawab, menjaga kemampuan melalui latihan yang realistis, meningkatkan kompetensi, serta menjalankan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
"Profesional, kuasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, pelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, tingkatkan kompetensi, serta laksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas," ujar Panglima TNI dalam amanatnya.
Namun, profesional saja tidak cukup ketika lingkungan strategis terus berubah. Nilai responsif menuntut prajurit mampu membaca perkembangan situasi dan mengambil tindakan secara cepat, tepat, serta terukur.
Pada saat yang sama, nilai integratif menempatkan sinergi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas. TNI tidak bekerja sendiri, tetapi perlu membangun kerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi pertahanan dan keamanan negara.
Sementara itu, modern dan adaptif berkaitan dengan kemampuan TNI mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menyesuaikan diri terhadap perubahan bentuk ancaman. Kemampuan beradaptasi menjadi semakin penting ketika perkembangan teknologi ikut mengubah cara ancaman muncul dan dihadapi.
"Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten, sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak saat ini dan di masa yang akan datang," kata Panglima TNI.
Melalui PRIMA, Panglima TNI ingin nilai-nilai tersebut tidak berhenti sebagai slogan dalam peringatan HUT TNI. PRIMA diarahkan menjadi bagian dari cara prajurit berpikir, bersikap, dan bertindak dalam menjalankan pengabdian kepada negara.
Konsistensi menerapkan lima nilai itu diharapkan memperkuat TNI sebagai institusi pertahanan yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Pada akhirnya, seluruh kemampuan tersebut bermuara pada satu tugas utama, yakni menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....