Upacara HUT TNI ke-81 di Dobo Tekankan Penguatan Profesionalisme Prajurit
- 05 Okt 2026 13:50 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Dobo - Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 berlangsung di Lapangan Apel Arafuru, Mako Lanal Aru, Jalan Trikora, Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (5/10/2026).
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Inspektur upacara Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, sedangkan Komandan Upacara Kasatkom Lanal Aru Letda Laut (E) Nasrullah.
Upacara diikuti personel gabungan TNI dari Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 912/Satria Jargaria Sakti, Koramil 1503-03/Dobo, dan Lanal Aru.
Turut hadir Perwira Penghubung Dobo Mayor Inf Hendri Tuarita, Pasi Intel Yon TP 912/Satria Jargaria Letda Inf Oktovianus Samangun, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Edy Pattimin, Pjs. Palaksa Lanal Aru Kapten Laut (S) R.S. Yoku, S.T.Han., M.KP., Dankal Pulau Trangan III-09-06 Kapten Laut (P) Abdul Hadi, S.H., Dandenpomal Lanal Aru Kapten Laut (PM) Agus Dwi Purnomo, Dansubdenpom Persiapan Kabupaten Kepulauan Aru Kapten Cpm (K) Wanunu Adam, Danpos AU Letda Tek Bayu Aribowo, serta para perwira staf Lanal Aru.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara, ditegaskan bahwa kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian seluruh prajurit dan ASN TNI yang harus dijaga sebagai kehormatan sekaligus amanah.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit seiring dengan penguatan dan modernisasi kemampuan pertahanan TNI.
Menghadapi dinamika lingkungan strategis, ketidakpastian global, perkembangan ruang informasi dan kognitif, serta berbagai potensi ancaman terhadap keutuhan wilayah, TNI diminta tetap kokoh pada jati dirinya dan memperteguh tekad menjaga persatuan serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menekankan lima nilai PRIMA sebagai budaya pengabdian, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Profesional diwujudkan dengan penguasaan tugas dan tanggung jawab, peningkatan kompetensi, latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, serta pelaksanaan tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.
Responsif berarti peka terhadap perubahan dan potensi ancaman, serta mampu bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Sementara Integratif menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Nilai Modern diwujudkan melalui penguasaan alat peralatan pertahanan dan keamanan serta teknologi, sedangkan Adaptif menuntut setiap prajurit menjadikan pengalaman dan penugasan sebagai bahan pembelajaran, sekaligus terus mengembangkan inovasi sesuai perkembangan ancaman.
Panglima TNI mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI melaksanakan kelima nilai tersebut secara konsisten sebagai arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara dan penghormatan. Setelah Inspektur Upacara meninggalkan lapangan, seluruh rangkaian upacara dinyatakan selesai.
Upacara peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 berakhir pada pukul 08.30 WIT dalam keadaan aman dan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....