Pemkot Tual Gelar Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama
- 29 Sep 2026 15:53 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Tual - Wakil Wali Kota Tual, H. Amir Rumra, S.Pi., M.Si mewakili Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H menghadiri, sekaligus membuka Kegiatan Penyelenggaraan Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Tual, dipusatkan di di Aula Balai Kota Tual, Selasa (29/6/2026).
Rumra dalam arahannya menegaskan, Penilaian Objektif dan Menyeluruh pada Proses uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk menilai kapasitas, integritas, kreativitas, hingga kemampuan berinovasi dari para pejabat.
“Tuntutan Integritas yakni Selain kecerdasan, para pejabat dituntut memiliki integritas tinggi serta kemampuan membangun kolaborasi yang kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” ucap Rumra.
Dikatakan, Kreativitas di Tengah Efisiensi Anggaran dari pemerintah pusat hingga ke daerah tidak boleh dijadikan alasan bagi para pejabat untuk bermalas-malasan.
Sebaliknya, mereka dituntut tetap produktif dan mampu berpikir kreatif dalam menciptakan program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pemahaman tersebut diperlukan agar visi-misi kepala daerah dapat diterjemahkan ke dalam program kerja masing-masing OPD.
“Bagaimana kalau seorang kepala dinas tidak memahami visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah? Dia harus tahu visi dan misi supaya bisa dijabarkan dalam Renstra dinas terkait, sebagaimana diimplementasikan dalam KUA-PPAS dan APBD. Itu penting,” jelasnya.
Rumra mengatakan visi dan misi MARYADAT yang menjadi arah pembangunan Kota Tual harus dipahami oleh seluruh kepala OPD, termasuk 11 program yang menjadi bagian dari implementasinya.
“Pelaksanaan visi-misi MARYADAT juga membutuhkan kolaborasi antarkantor dan OPD. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada pola kerja yang bersifat sektoral. Visi-misi MARYADAT dapat dilakukan secara kolaborasi antara dinas yang satu dengan dinas yang lain dalam rangka membantu melayani masyarakat yang ada di Kota Tual,” bebernya.
Lebih jauh Rumra meminta, penilaian harus dilakukan secara objektif. Kemampuan peserta dalam menjawab materi uji serta menawarkan inovasi dan kreativitas akan menjadi bagian yang dinilai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....