Ketua RT 008/RW 005 Keluhkan Minim Koordinasi Pembangunan Jalan dan Pemindahan Mak

  • 28 Sep 2026 08:54 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Dobo - Ketua RT 008/RW 005 Perumahan Rakyat, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Moses Bebena, mengaku tidak mengetahui secara jelas terkait pembangunan jalan di wilayahnya, termasuk pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Hal itu disampaikan Moses Bebena kepada RRI saat ditemui di kediamannya, Jumat (25/9/2026).

Menurut Moses, sebagai aparat pemerintahan di tingkat paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dirinya seharusnya mendapat informasi dan dilibatkan dalam koordinasi, terutama apabila pembangunan berdampak terhadap warga, kebun, tanaman, maupun fasilitas yang berada di sekitar lokasi proyek.

Ia juga mengaku baru mengetahui adanya sejumlah makam yang terdampak rencana pembangunan jalan setelah mendapat informasi dari warga.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat lima makam di lokasi tersebut, terdiri atas tiga makam orang dewasa dan dua makam bayi. Dari jumlah tersebut, empat merupakan makam umat Kristen dan satu makam umat Muslim.

Terkait proses pemindahan makam, Moses mengatakan hingga saat ini telah dilakukan penggalian terhadap empat makam. Namun, menurutnya, proses tersebut tidak terlebih dahulu dikoordinasikan dengan pihak RT.

“Untuk proses penggalian makam, sama sekali tidak ada koordinasi dengan RT. Kami baru mengetahui dari informasi warga yang memiliki keluarga yang dimakamkan di lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, pihak keluarga mendapat pemberitahuan bahwa makam perlu dipindahkan karena lokasi tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan.

Menurut Moses, proses pemindahan makam sebaiknya dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah, RT, pihak pelaksana pekerjaan, keluarga ahli waris, serta tokoh agama setempat.

Ia mengatakan masih terdapat satu keluarga yang menunggu proses lebih lanjut terkait pemindahan makam tersebut.

Moses berharap pemerintah kelurahan, RT, pelaksana pekerjaan, pihak keluarga, dan tokoh agama dapat duduk bersama untuk membicarakan proses pemindahan makam agar dilakukan secara tertib serta tetap menghormati keluarga dan kepercayaan masing-masing.

Sebagai Ketua RT, Moses mengaku kecewa karena merasa tidak dilibatkan dalam proses tersebut.

“Kami sangat kecewa karena sebagai RT, kami tidak dihargai. Kami mendukung program pemerintah, tetapi sebagai pemerintah paling kecil yang langsung berhadapan dengan warga, seharusnya kami diberitahu dan dilibatkan,” katanya.

Ia berharap ke depan setiap program pembangunan yang masuk ke wilayah RT terlebih dahulu dikoordinasikan dengan pemerintah setempat dan masyarakat, terutama apabila pembangunan tersebut menyangkut lahan, tanaman, maupun makam warga.

Ia juga mencontohkan sejumlah rencana pembangunan lain di kawasan Perumahan Rakyat yang menurutnya baru diketahui melalui informasi dari masyarakat.

Karena itu, ia berharap pola koordinasi antara pemerintah, pelaksana proyek, RT, dan masyarakat dapat diperbaiki agar pelaksanaan pembangunan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.

Pihak Pelaksana Sebut Penggalian Berdasarkan Persetujuan Keluarga

Sementara itu, pihak pelaksana pekerjaan, Kace Labok, saat dihubungi RRI melalui telepon seluler pada hari yang sama, menjelaskan bahwa proses penggalian makam dilakukan berdasarkan persetujuan pihak keluarga.

Menurut Kace, pihak keluarga telah menyatakan kesediaan sehingga proses penggalian dan pemindahan makam kemudian difasilitasi, termasuk dalam hal pengangkutan.

“Kalau terkait dengan penggalian kubur, itu atas dasar persetujuan pihak keluarga. Karena keluarga sudah rela, kami langsung memfasilitasi pengangkutan,” jelasnya.

Ia mengatakan proses tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa rencana pembangunan jalan sudah ada dan pihak keluarga telah memberikan persetujuan.

Kace juga menyebut proses penggalian dilakukan bersama pihak keluarga dan disaksikan oleh warga di sekitar lokasi.

“Kalau ada masalah, boleh disampaikan. Kami lakukan bersama pihak keluarga dan juga disaksikan warga sekitar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....