Nusron: Penanganan Sengketa Didasari Ketegasan dan Kepastian Hukum
- 24 Sep 2026 11:59 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala Kantor Pertanahan Maluku Tenggara, Erwin Terseman, S.Si., M.H selaku Inspektur Upacara pada Hari ATR/BPN Ke- 66 membacakan Sambutan Menteri ATR/ BPN, Nusron Wahid menegaskan, sebagai bagian dari transformasi kelayanan tata ruang, sistem elektronik yang diatur untuk melayanan kesesuaian kegiatan pembuatan ruang atau KKPR kini juga telah tersedia.
Melalui sistem ini, permohonan KKPR untuk kegiatan non-berusaha serta kegiatan bersifat strategis nasional dapat diajukan, diproses dan dipantau secara elektronik.
‘Kehadiran sistem tersebut melengkapi layanan KKPR untuk kegiatan berusaha yang telah terimigrasi melalui OSS. Dengan demikian, pelayanan KKPR dapat semakin cepat, mudah, transparan, sekaligus memberikan kepercayaan waktu dan kepercayaan hukum bagi para pemohon,” beber Nusron.
Nusron menggambarkan, sebagai bagian dari upaya Menjaga Kelautan dan Ketahanan Pangan Nasional, perlindungan terhadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau LP2B juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan usulan pemerintah daerah, data LP2B secara nasional telah mencapai 87,63 persen, melampaui target 87 persen sebagaimana diamatkan dalam RPJM tahun 2029.
“ Namun, pekerjaan kita belum selesai. Seluruh data LP2B tersebut harus segera diintegrasikan secara utuh ke dalam dokumen Rencana Tata Ruang agar memiliki kekuatan hukum yang meningkat dan tidak mudah dialihfungsikan. Untuk itu, saya kembali meminta dukungan penuh para gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Indonesia untuk mempercepat proses tersebut,’ tegasnya.
Nusron memberikan beberapa catatan penting ke seluruh jajaran keluarga besar Kementerian ATR/BPN baik Pusat hingga daerah untuk memastikan setiap perubahan kebijakan organisasi, teknologi, dan sistem pelayanan benar-benar memberikan manfaat yang dapat dihasilkan secara langsung oleh masyarakat.
“Tegakan skandar waktu pelayanan secara transparan dan menghilangkan segala bentuk penyimpang dalam pelayanan.Pastikan setiap proses birokrasi wajib dapat dipertanggungjawabkan secara akutabel,”tambahnya.
Nusron mengingatkan, penanganan setiap sengketa dan konflik pertanahan dengan kesungguhan, ketegasan, keberanian serta berpihak kepada kebenaran dan hukum. Paling penting, jangan sampai transformasi hanya terlihat bagus di atas kertas. Transformasi harus dirasakan masyarakat.
“Digitalisasi harus membuat pelayanan menjadi lebih mudah. Perubahan organisasi harus membuat pelayanan semakin dekat dan kepastian hukum harus benar-benar hadir dalam setiap proses administrasi pertanahan dan tata ruang. Mari kita jadikan momentum harian-harian dan tata ruang tahun 2026 ini sebagai pendorong untuk terus menterkuat komitmen pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ajak Nusron.
Nusron Oprimis, Transformasi melayani lebih pasti harus menjadi cara seluruh apartur dalam kerja sehari-hari. Semangat Reforma Agraria adalah semangat kita bersama untuk maju bersama dan berkeadilan lebih baik. Selamat memperingati hari agrarian dan tata ruang tahun 2026.
“Saya mengucapkan selamat memperingati hari agrarian dan tata ruang 2026. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan perlindungan kepada kita dalam menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara tercinta,” tutup Nusron.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....