Pemkot Tual Minta Warga Tidak Menimbun dan Menjual Kembali Minyak Tanah

  • 08 Sep 2026 20:44 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Tual - Pemerintah Kota Tual mengingatkan masyarakat agar tidak menimbun minyak tanah untuk kemudian dijual kembali dengan harga tinggi. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh minyak tanah.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemerintah Kota Tual, Moksen Ohoiyuf (04/09/2026), mengatakan masyarakat seharusnya tidak mengambil keuntungan dari kondisi kelangkaan minyak tanah. Pemerintah menemukan adanya minyak tanah yang dijual kembali kepada masyarakat dengan harga mencapai 50 ribu hingga 60 ribu rupiah per jeriken.

"Yang jual itu bukan lagi pengecer, pangkalan tapi itu yang saya temukan dipinggir jalan dan itu dijual oleh pedagang pinggir jalan", kata Ohoiyuf.

Menurut Ohoiyuf, praktik tersebut semakin menyulitkan masyarakat yang membutuhkan minyak tanah untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah berharap masyarakat dapat membantu menjaga distribusi agar minyak tanah yang tersedia dapat dinikmati secara merata.

"Kita ini serba salah bagaimana yang melakukan itu adalah masyarakat kita sendiri jadi intinya kalau itu terjadi pada tingkat pengecer tentu teguran keras akan turun kesitu", katanya.

Pemkot Tual juga akan melakukan pengawasan terhadap pengecer dan pihak lain yang terlibat dalam penjualan minyak tanah. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah memastikan teguran keras hingga sanksi tegas akan diberikan sesuai aturan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....