Renja Kesehatan Malra 2027 Rampung, Jadi Peta Jalan Program Kesehatan

  • 30 Sep 2026 04:32 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Arah pembangunan kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2027 mulai memiliki pijakan yang lebih jelas. Dinas Kesehatan Malra bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM Unair) merampungkan penyusunan Dokumen Rencana Kerja (Renja) 2027 yang akan menjadi acuan program dan kegiatan kesehatan daerah.

Ketua Tim FKM Unair, Dr. Setya Haksama, mengatakan penyusunan dokumen tersebut merupakan bagian penting untuk memastikan program kesehatan pada tahun-tahun mendatang memiliki arah dan acuan yang jelas. Renja diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi digunakan sebagai pedoman dalam menyusun dan menjalankan program kerja Dinas Kesehatan.

“Yang nantinya akan digunakan sebagai pedoman, panduan, dan acuan dalam bagaimana bapak-ibu menyusun program kerja pada tahun-tahun berikutnya,” kata Setya saat sosialisasi Dokumen Renja Dinas Kesehatan Maluku Tenggara Tahun 2027 di Aurelia Hotel Kimson, Selasa (29/9/2026).

Setya mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyusunan Renja, termasuk organisasi perangkat daerah terkait dan jajaran layanan kesehatan di Maluku Tenggara. Menurutnya, perbedaan pandangan yang muncul selama proses penyusunan merupakan hal wajar dan menjadi bagian dari upaya menghasilkan dokumen yang lebih komprehensif.

Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan dapat menyatukan arah pembangunan sektor kesehatan di Maluku Tenggara. Ia berharap perencanaan tersebut turut mendorong terwujudnya masyarakat Maluku Tenggara yang lebih sehat, cerdas, waras, dan tangguh.

Dokumen Renja 2027 selanjutnya dijadwalkan diserahkan kepada Kementerian Kesehatan pada Oktober 2026. Penyerahan tersebut akan diikuti Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tenggara sebagai bagian dari proses evaluasi dan pertanggungjawaban penyusunan dokumen.

Sosialisasi di Aurelia Hotel Kimson turut dihadiri perwakilan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Ambon, pimpinan rumah sakit, kepala puskesmas, serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Selain sosialisasi, rangkaian kegiatan juga mencakup penyerahan Dokumen Renja 2027, penyampaian policy brief penguatan Renja, dan pengabdian masyarakat mengenai Puskesmas Aman Bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....