Kasus Stunting Dunwahan Turun, dari 24 Menjadi 17 Kasus
- 05 Sep 2026 04:45 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Kasus stunting di Ohoi Dunwahan, Kecamatan Kei Kecil, Maluku Tenggara, turun dari 24 menjadi 17 kasus pada 2026. Pemerintah ohoi terus mendorong penanganan melalui pemberian makanan bergizi dengan dukungan Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
Kepala Ohoi Dunwahan, Basri Kelanit, mengatakan angka tersebut berdasarkan data yang diterima pemerintah ohoi dari Dinas Kesehatan. Penurunan kasus ini menjadi dorongan untuk melanjutkan upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak stunting.
“Untuk tahun ini sudah turun menjadi 17. Awalnya itu 24,” kata Basri kepada tim RRI, Jumat (4/9/2026).
Basri menjelaskan, sebagai langkah pencegahan dan penanganan kasus stunting, pemerintah ohoi mengalokasikan Dana Desa untuk pemberian makanan bergizi secara rutin kepada ibu hamil rentan kekurangan energi kronis (KEK), serta balita dengan status garis kuning dan garis merah. Upaya tersebut juga mendapat pendampingan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
“Kami anggarkan khusus di Dana Desa untuk mengurangi angka stunting dan selalu diberikan makanan bergizi untuk anak-anak stunting,” ujarnya.
Upaya peningkatan kesehatan masyarakat juga dilakukan melalui pelayanan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak dan dokter spesialis THT di Ohoi Dunwahan yang telah dilaksanakan pada 1 September 2026. Pelayanan tersebut tidak hanya diikuti masyarakat Dunwahan, tetapi juga warga dari ohoi sekitar, termasuk Letman dan Sitniohoi.
Basri mengapresiasi pelayanan kesehatan yang digelar di Ohoi Dunwahan karena masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan serta layanan CKG dan pemeriksaan dokter secara langsung. Ia berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin agar menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....