Wabup Buka Penyaluran Bantuan Atensi Sosial untuk 258 Warga Aru

  • 12 Sep 2026 06:46 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Dobo - Wakil Bupati Kepulauan Aru membuka secara resmi penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 258 warga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya lanjut usia, penyandang disabilitas, serta masyarakat miskin dan kurang mampu di Kabupaten Kepulauan Aru.

Kegiatan berlangsung Kamis (10/9/2026) di depan Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Aru, Jalan Raya Pemda, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru.

Pantauan RRI, kegiatan telah dimulai sejak pukul 08.00 WIT dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para penerima manfaat yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Kegiatan juga diisi dengan pengecekan dan verifikasi data nama-nama penerima bantuan.

Acara inti penyaluran bantuan kemudian dilaksanakan pada pukul 09.35 WIT dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Sentra Wasana Bahagia Ternate yang diwakili Kepala Pokja Data, Tri Budi Bahari Syam bersama tim, Anggota DPRD Kepulauan Aru Herman Gabriel Barend, Kepala Dinas Sosial Thonci Koljaan, Kabag Humas dan Protokoler Jhon Karam, Camat Aru Utara Hasim Difinubun, Pendeta John Amos MTH, para penerima manfaat serta undangan lainnya.

Wakil Bupati Kepulauan Aru, saat membacakan sambutan Bupati Timotius Kaidel, mengatakan penyaluran bantuan Atensi merupakan bagian dari upaya pemerintah memberikan perlindungan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, program tersebut merupakan pelaksanaan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2025 tentang Asistensi Rehabilitasi Sosial.

“Bantuan Atensi pada kegiatan ini jika dirupiahkan sebesar Rp553.164.000. Bantuan ini diberikan kepada 258 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.

Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate yang kembali memberikan perhatian kepada masyarakat Kepulauan Aru.

Ia mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan pelaksanaan Atensi yang kedua di Kabupaten Kepulauan Aru setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2025.

Wakil Bupati menjelaskan, bantuan yang diberikan tahun ini memiliki bentuk yang berbeda, termasuk bantuan untuk pengembangan kewirausahaan.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk mengembangkan usaha kecil dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Bantuan ini diharapkan bisa menjadi modal usaha. Bapak dan Ibu bisa membuka kios kecil di depan rumah, kemudian bantuan tersebut diperdagangkan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah mendorong penerima bantuan agar memiliki semangat berusaha sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan sosial.

Ia menilai bantuan pemerintah harus dipandang sebagai stimulus untuk membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Jangan sampai kita berpikir bahwa kita tidak perlu usaha lagi karena pasti ada bantuan pemerintah. Bantuan mungkin hanya satu tahun sekali, sementara kita dan anak-anak membutuhkan biaya hidup dan pendidikan setiap hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat Kepulauan Aru menjaga dan melestarikan sumber daya alam, khususnya potensi kelautan dan lingkungan hidup.

Ia mencontohkan semakin sulitnya masyarakat menemukan teripang berukuran besar serta berkurangnya populasi sejumlah satwa yang dahulu banyak dijumpai di Kepulauan Aru.

Menurutnya, kelestarian sumber daya alam sangat penting karena menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat.

“Kalau potensi laut dan alam kita tidak dijaga, suatu saat anak cucu kita mungkin hanya bisa membaca tentang teripang atau satwa-satwa yang pernah ada di Aru, tetapi tidak bisa melihatnya lagi karena sudah punah,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat menjaga habitat dan sumber daya alam sehingga tetap memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan berbagai program pembangunan dan bantuan bagi masyarakat.

Salah satunya terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepulauan Aru yang menurutnya telah disampaikan kepada Menteri Sosial.

“Kami berharap perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kepulauan Aru terus ditingkatkan. Masyarakat kita sudah berusaha, tetapi kondisi mereka masih sangat terbatas sehingga membutuhkan sentuhan dan kehadiran pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, keterbatasan kemampuan fiskal pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran membuat dukungan pemerintah pusat semakin dibutuhkan.

Penyaluran bantuan Atensi dari Kementerian Sosial melalui Sentra Wasana Bahagia Ternate kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada para penerima manfaat.

Pantauan RRI, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....