Wakil Bupati: Posyandu Harus Jadi Pusat Layanan Dasar
- 07 Okt 2026 10:51 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Dobo: Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., mendorong penguatan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat melalui penerapan Posyandu terintegrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Hal itu disampaikan Mohammad Djumpa saat mendampingi peninjauan pelaksanaan Posyandu enam SPM di Desa Wokam, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Selasa (6/10/2026).
Ia menjelaskan, Posyandu enam SPM tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
Menurutnya, kader Posyandu bersama PKK perlu menggerakkan masyarakat untuk memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia melalui Posyandu.
"Posyandu harus membuka meja layanan terintegrasi untuk melakukan pendataan, identifikasi masalah, dan selanjutnya dilakukan rujukan kepada organisasi perangkat daerah terkait," ujarnya.
Wakil Bupati menegaskan, kegiatan Posyandu tidak boleh hanya berhenti pada penimbangan balita. Data kondisi masyarakat harus dicatat secara akurat agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah sesuai kebutuhan.
Pendataan tersebut mencakup berbagai persoalan masyarakat, seperti masalah sosial, pendidikan, ketersediaan air bersih, sanitasi, rumah tidak layak huni, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah desa, kader Posyandu dan perangkat daerah dalam memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Pantauan RRI, rangkaian kegiatan Posyandu di Desa Wokam turut diisi dengan penyerahan bantuan sembako kepada ibu hamil dan ibu menyusui.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa semakin kuat dalam meningkatkan mutu pelayanan dasar, termasuk bagi masyarakat di desa-desa yang jauh dari pusat pelayanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....