Bupati Ricky Jauwerissa dan Istri Dukung Cita-Cita Anak Tanimbar.

  • 05 Sep 2026 13:56 WIB
  •  Langgur


RRI.CO.ID, Saumlaki - Tanpa dukungan protokoler maupun kekakuan pidato formal, Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, bersama Ketua TP-PKK Kepulauan Tanimbar, Sheren Amelinda Jauwerissa, menyerahkan Bantuan Generasi Tanimbar 2026 kepada 28 siswa-siswi perwakilan dari 10 kecamatan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Enos, Kediaman Bupati Kepulauan Tanimbar, pada Senin (31/8/2026).

Program ini menyita perhatian publik karena tidak bersumber dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan murni inisiatif dan dana pribadi pasangan pimpinan daerah tersebut.

Perlu disampaikan terima kasih kepada Ibu Ketua Tim Penggerak PKK, karena bantuan pribadi dari Ibu Sheren Amelinda Jauwerissa. Inisiatif langsung dari pribadinya untuk memberikan bantuan terhadap siswa-siswi yang kurang mampu,” tegas Bupati Ricky di hadapan para tamu undangan.

Sesi dialog interaktif menjadi bagian yang hidup dalam kegiatan ini. Satu per satu pelajar dipanggil ke depan untuk berbincang santai mengenai cita-cita mereka.

Saat menyapa Beatrix Masella, siswi asal Atubudol yang berkeinginan menjadi Suster Biarawati, Bupati Jauwerissa tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Puji Tuhan. Kemarin kita baru menyelesaikan Yubileum 100 Tahun pengabdian para suster di Tanimbar. Ternyata hari ini masih ada bibit-bibit unggul yang bersedia mengabdi. Beta turut mendoakan, semoga niat untuk menjadi pelayan iman selalu diberkati Tuhan,” ungkapnya.

Bupati Ricky Jauwerissa juga memberikan dorongan moral kepada Medi Tomiary yang bercita-cita menjadi psikolog agar kelak dapat mendampingi kesehatan mental anak-anak Tanimbar. Sementara itu, kepada Trisyadi Iswanto Maga yang berambisi menjadi anggota Polri.

Bupati menyampaikan dua pesan mendasar yakni Hormati Orang Tua: “Ketika menjadi orang besar, jangan pernah melupakan orang tua. Apa pun yang kita kerjakan tanpa doa orang tua, itu pasti akan gosong.” Cintai Daerah: “Jangan lupa Tanimbar. Tanimbar membutuhkan adik-adik sebagai generasi penerus untuk membuat nama daerah kita jauh lebih harum.”

Di balik dorongan semangat tersebut, Bupati Jauwerissa secara terbuka membagikan pengalaman masa mudanya yang sempat mengabaikan pentingnya pendidikan, sebuah penyadaran yang baru ia rasakan saat hendak menikahi Sheren Amelinda.

Kisah personal itu dijadikannya pemicu semangat untuk mengingatkan para siswa akan kerasnya tantangan zaman, terlebih dengan maraknya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, pendidikan dan ketekunan adalah fondasi utama agar sumber daya manusia (SDM) Tanimbar tidak tergilas oleh perubahan global.

Selain memberi nasihat kepada pelajar, Bupati Jauwerissa mengajak seluruh orang tua dan tenaga pendidik untuk aktif memantau kualitas pendidikan di Kepulauan Tanimbar. Ia menegaskan keterbukaan pemerintah daerah dalam menerima masukan demi membenahi fasilitas maupun kualitas pembelajaran.

Pemerintah Daerah juga memberi apresiasi tinggi atas bakat seni para murid dan Guru SMP di wilayah tersebut. Ke depan, Pemda berkomitmen menyediakan wadah tampil bagi anak-anak berbakat dalam setiap agenda resmi Daerah.

Bupati Jauwerissa memohon doa agar aksi sosial ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Mohon dukungan doa, kalau Tuhan kasih kita kekuatan dan kemampuan, pasti kita akan jalankan terus. Dari sini kita selalu mengiringi adik-adik dalam doa untuk bersama-sama bergandengan tangan membangun SDM Tanimbar.

Kegiatan ditutup dengan permainan interaktif dan pembagian hadiah. Sebanyak 28 siswa pulang membawa perlengkapan sekolah baru, bantuan dana tunai, serta motivasi tinggi untuk menatap masa depan. (imanuel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....