UPP Tual Imbau Kapal Waspada, Jarak Pandang Turun hingga 1 Mil

  • 07 Okt 2026 13:31 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Tual - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tual mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pelayaran di tengah menurunnya jarak pandang di sejumlah wilayah perairan.

Koordinator Bidang Kesyahbandaran merangkap Investigator Keselamatan Pelayaran Kantor UPP Kelas II Tual, Yusuf Reubun, kepada rri.co.id Rabu (7/10/2026) mengatakan, imbauan tersebut merupakan tindak lanjut pemberitahuan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta pemantauan kondisi cuaca terkini. Situasi ini menjadi perhatian serius karena kabut asap dapat menghambat pengamatan visual dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kapal yang berlayar di jalur perairan dengan lalu lintas padat.

“Jarak pandang di perairan Tual, Selat Tayando, dan perairan Kei Kecil terpantau hanya 1–3 mil dari normalnya 8–10 mil laut,” ujar Yusuf.

Menghadapi kondisi tersebut, UPP Tual meminta seluruh nakhoda meningkatkan kewaspadaan melalui pengamatan visual dan pendengaran, menyalakan lampu navigasi, serta mengaktifkan sistem Automatic Identification System (AIS) dan radar secara terus-menerus. Nakhoda juga diminta mengurangi kecepatan hingga batas aman, membunyikan isyarat kabut sesuai ketentuan, serta tidak memaksakan pelayaran apabila jarak pandang kurang dari satu mil laut.

“Bagi kapal penumpang rakyat yang kurang dari 30 GT dan speedboat dilarang berlayar pada malam hari selama kabut asap masih tebal,” tegasnya.

Selain pembatasan pelayaran malam hari bagi kapal penumpang rakyat di bawah 30 GT dan speedboat, UPP Tual mengingatkan seluruh awak kapal agar terus memantau perkembangan cuaca melalui BMKG dan informasi dari Stasiun Radio Pantai (SROP) Tual pada kanal VHF 16 atau 12. Apabila menghadapi jarak pandang yang sangat terbatas, nakhoda diminta segera mencari tempat aman untuk lego jangkar apabila diperlukan demi keselamatan, serta melaporkan kondisi tersebut kepada Kantor UPP Kelas II Tual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....