HSN Wujud Edukasi Perstatistikan Jadikan Sumber Data Akurat Pembangunan

  • 21 Sep 2026 14:01 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Kepala BPS Maluku Tenggara, Freddy Abrahams mengatakan, Setiap tanggal 26 September, BPS memperingatinya sebagai hari Hari Statistik Nasional juga momentum penting bagi BPS untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya data terhadap kebutuhan pengguna data, Senin (21/9/2026).

“Jadi misalnya untuk pemerintah daerah, untuk masyarakat, dan akademisi tentunya, ini kita akan jadikan sebagai subjek utama dalam Peringatan Hari Statistik Nasional di tahun ini. HSN ini, kami ingin menyampaikan bahwa tentunya tema HSN yang diangkat BPS yaitu Statistik berkualitas untuk Indonesia berdaulat, adil dan makmur,’ katanya.

Menurutnya, tema tersebut bukan hanya sekedar sebuah slogan, melainkan sebuah komitmen BPS menjadi tindakan nyata untuk semua elemen. Data yang berkualitas sangat penting bagi perencanaan dan evaluasi Pembangunan Bangsa.

“Seluruh rangkaian menjelang tanggal 26 itu, kita perlu melakukan acara pencanangan dulu sebenarnya, biasanya dilakukan pada tanggal 1 September namun mengingat berbagai agenda yang sementara dijalankan oleh BPS. Kegiatan pencanangan BPS Maluku Tenggara itu baru bisa kami lakukan pada tanggal 18 kemarin. Rangkaian kegiatan yang sudah kami siapkan dengan melibatkan yang Mitra statistik yang merupakan bagian dari BPS,” ucap Abrahams.

Selain Mitra Statistik, BPS ungkap Abrahams melibatkan Pemerintah Daerah dan Institusi Pendidikan maupun Akademisi. Terhadap keterlibatan Mitra Statistik, terlibat dalam berbagai perlombaan misalkan ludo, catur, lomba nyanyi dan Tenis Meja.

“Sementara untuk Pemerintah daerah kita akan melakukan semacam seminar terkait dengan DTSN( Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), sehingga ini juga dapat menjadi sebuah forum yang memberikan edukasi kepada Pemerintah baik di Kabupaten, Kecamatan maupun Desa,” terangnya.

Lebih jauh Abraham memaparkan, Program pemberdayaan masyarakat melalui dunia akademisi akan digalakan, lewat kunjungan ke Perguruan Tinggi baik di Kota Tual dan Maluku Tenggara, berupa kuliah umum menyangkut teknik analisis statistik atau metode statistik yang memberikan manfaat kepada Mahasiswa di tingkat akhir yang sementara dalam proses penyusunan skripsi.

“Selain dengan goes to campus, kita juga akan melakukan goes to school ke beberapa SMA yang berprestasi yang kita lihat di Maluku Tenggara. Tentunya ini untuk memperkenalkan Politeknik Statistik atau Polstat STIS ( Sekolah Tinggi Ilmu Statistik merupakan sekolah kidinasan BPS yang ada di Jakarta,” tegasnya.

Hal ini tambah Abrahams sebagai pencerahan sekaligus memberikan semangat bagi adik-adik di bangku SMA Kelas 12 SMU/SMK memicu minatnya dan menjadi bagian dari Sekolah Kedinasan BPS.

“Kita perlu memahami bahwa BPS ini bukan satu lembaga pemerintah yang punya kebijakan yang berdampak langsung ke masyarakat. Tentu kontribusi BPS dalam mendukung pembangunan pemerintah daerah, ini tentunya melalui data yang disediakan,” ujarnya.

Abrahams manilai, BPS dalam memberikan kontribusi terhadap pemerintah daerah, namun kondisi lapangan sering menimbulkan pro dan kontra khusus pada data DTSN, sejalan Inpres Nomor 4 Tahun 2025. BPS diberikan mandat untuk melakukan pemadanan data dari 3 data, basis data kemiskinan.

“BPS memiliki tanggung jawab untuk melakukan pemberingkatan terhadap data-data yang didapatkan dari dinas sosial mulai dari kabupaten sampai dengan kementerian sosial. Nah ini yang selalu menjadi permasalahan dimana BPS selalu dijadikan sebagai pusat daripada carut-marutnya data kemiskinan,” paparnya.

Dikatakan, kasus ini jika ditelusuri terdapat lebih dari 18 Kementerian/lembaga yang terlibat dalam Inpres tersebut, olehnya itu lewat Hari Statistik Nasional ini menjadi momentum tepat guna memberikan edukasi juga kepada masyarakat.

‘Jadi melalui seminar yang nanti dilakukan oleh Pemerintah daerah bisa melihat wujud permasalahan data kemiskinan kita yang dikaitkan dengan bantuan sosial, yang sebenarnya seperti apa, sehingga masing-masing lembaga atau masing-masing OPD dapat mengetahui lebih lebih rinci sebenarnya tanggung jawab,” terangnya.

Sebagai Pimpinan Institusi BPS, Abraham berhadap, dukungan Pemda Maluku Tenggara sebagai pemilik wilayah dalam pelaksanaan berbagai Kegiatan, diantaranya pengumpulan data dan sinkronisasi data lapangan yang menghasilkan data yang berdampak kepada kesejahteraan Masyarakat.

“Melalui program pembangunan di pemerintah daerah dapat dijalankan dengan baik. Tentunya, harapan besar kami dalam HSN, kami ingin menyampaikan bahwa HSN bukan milik BPS sendiri, tapi ini menjadi milik bersama semua masyarakat, kepedulian dan keterlibatan masyarakat dalam hari Statistik Nasional ini merupakan momentum penting untuk bagaimana statistik ini lebih dikenal secara luas di masyarakat,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....