KemenPUPR: Jalan di Jawa dapat Dilalui untuk Mudik

  • 01 Apr 2024 00:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menjamin ruas jalan di pulau Jawa dapat dilalui untuk mudik Lebaran tahun ini. Hampir 6.500 km jalan nasional di Jawa telah dilakukan pengaspalan jalan.

"Jadi H-7 itu kita pastikan sudah selesai semua penutupan lubang jalan. Kemudian, penyisiran lubang-lubang dan sebagainya termasuk overlay sudah selesia H-7," kata Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Minggu (31/3/2024).

Bahkan, pihaknya telah meminta seluruh Dinas PUPR di Banten hingga Jawa Timur untuk siaga jika terjadi bencana. Seluruh Dinas dan Balai PUPR harus menyiagakan alat beratnya untuk turun menanganinya.

"Itu kan petugas atau orangnya tidak libur di Mudik ini. Itu mulai H-7 sampai H+7 semua standby di lapangan," ujarnya.

Menurut Endra, upaya yang dilakukan KemenPUPR ini untuk memberikan kenyamanan dan kesalamatan bagi para pemudik Lebaran tahun ini. Baik bagi pemudik yang lewat jalan nasional maupun jalan tol.

"Ini kita lakukan untuk memberikan layanan sebaik-baiknya bagi masyarakat. Dengan men-deploy alat, material dan orang sehingga kalau ada trouble langsung dilakukan penanganan cepat," ucapnya.

Endra menyampaikan upaya KemenPUPR ini agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam mudik Lebaran ini. Salah satunya dalam pergerakan dari Jakarta ke kampung halamannya. "Sebaliknya pada saat arus balik Lebaran," ucap Endra.

Lebih lanjut, Endra mengatakan, KemenPUPR berkoordinasi dengan BMKG dan BRIN untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukannya dengan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

"Jadi konsentrasi hujan bisa kita dorong ke laut sehingga tidak terjadi di Pantura," katanya.

Menurutnya, jika hujan terjadi di Pantura maka dapat berisiko terjadi genangan air di jalan. Bahkan, dapat membuat tanggul jebol.

"Kita lakukan sampai ke situ. Jadi water forecasting kita lakukan sehingga kalau terjadi hal seperti itu kita minta bantuan BMKG," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Endra mengimbau masayarakat mempersiapkan diri sebaik-baiknya dalam mudik Lebaran ini. Terutama menyiapkan kesehatan, kendaraan dan pilihan rute jalan.

"Termasuk menyiapkan skenario darurat jika terjadi bencana. Dengan mengikuti arahan petugas di lapangan," ucapnya.

Ia mengingatkan para pemudik untuk tidak memaksakan diri dalam mengendarai kendaraanya. Terpenting, dapat selamat dan aman dalam perjalanan.

"Waspadai jika ngantuk sehingga menyebabkan kecelakaan. Masyarakat harus mempersiapkan diri sekaligus tertib dan mengikuti ketentuan petugas," katanya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....