Partisipasi Pemilih Pilkada Tangsel Anjlok

  • 29 Nov 2024 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tangerang: Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) anjlok, karena hanya 62 persen. Bila dibandingkan Pemilu 2024, turun 23,7 persen, namun naik satu persen bila memacu pada Pilkada 2020.

"Data sementara, tingkat partisipasi pemilih di angka 62 persen. Tapi ini masih bersifat dinamis," ujar Muhammad Taufiq Mizan, Ketua KPU Kota Tangsel, Jumat (29/11/2024).

Taufiq menuturkan, faktor utama partisipasi minim saat Pilkada 2024 masih dilakukan penelitian. Namun, segala upaya seperti sosialisasi hingga hal lain sudah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

"Kita sudah semakin inovatif dalam menyosialisasikan, walaupun kita agak sedikit ada tugas tanggung jawab moral. Tingkat partisipasi tidak beranjak atau tidak jauh berbeda dengan partisipasi 2020 di angka 61 persen, kita sudah berikhtiar," katanya.

Taufiq menjelaskan, dengan kejadian seperti itu, pihaknya bakal melakukan evaluasi untuk dijadikan penelitian. Lalu asesmen yang serius terkait dengan tingkat partisipasi.

"Kami akan buat infografis, mulai dari tingkat partisipasi pemilih dari kalangan pemula hingga lainnya. Sambil menunggu hasil pleno tingkat kota nanti," ucapnya.

Taufiq menambahkan, meski partisipasi pemilih yang ditargetkan di atas 70 persen tak tercapai, Pilkada di Tangsel berjalan kondusif. "Diketahui DPT Pilkada 2024, sebanyak 1.058.127 pemilih, terdiri dari 517.809 pemilih laki-laki dan 540.318 pemilih perempuan," ujarnya.

Diketahui, KPU Kota Tangerang Selatan mencatat jumlah partisipasi dalam kontestasi Pemilu 2024 di Kota Tangsel mencapai 85,7 persen. Jumlah tersebut dari total 1.022.237 pemilih.

Sebanyak 1.022.237 pemilih tersebut terdiri dari 501.755 pemilih laki-laki dan 520.482 pemilih perempuan. Untuk pemilihan pasangan presiden/wakil presiden, tercatat terdapat 869.633 partisipasi pemilih atau 85,7 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....