Ammar Hudzaifah Raih Medali Emas Pertama di Peparnas

  • 07 Okt 2024 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Solo: Atlet Para Atletik asal Jawa Tengah Ammar Hudzaifah, mengukuhkan namanya sebagai peraih medali emas pertama. Pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024.

Ammar berhasil meraih kemenangan di nomor lari 1.500 meter putra klasifikasi T37. Yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (7/10/2024).

Dalam perlombaan yang penuh persaingan tersebut Ammar berhasil mencatatkan waktu 4 menit 55,5 detik, mengungguli delapan pesaing lainnya. Atlet asal Karanganyar ini bahkan mengalahkan rekan satu provinsinya, Muhammad Fazli Yusriadi.

Yazli tercatat meraih medali perak dengan waktu 5 menit 08,43 detik. Dan Tri Putra dari Riau yang menyabet perunggu dengan catatan waktu 5 menit 11,96 detik.

Ammar mengatakan, keberhasilan ini bukan sekadar prestasi medali emas, tetapi juga menjadi misinya mengangkat derajat para penyandang disabilitas. "Ajang olahraga seperti ini menjadi wadah bagi teman-teman disabilitas untuk meraih prestasi dan menjunjung martabat," katanya.

Ammar telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan disiplin. Serta tekad yang kuat, atlet disabilitas mampu meraih prestasi luar biasa.

Pada Peparnas edisi sebelumnya di Papua, Ammar juga berhasil meraih tiga medali emas. Dari nomor 400 meter, 800 meter, dan estafet serta satu medali perunggu di ASEAN Para Games 2022 di Solo.

Ammar mengakui kemenangannya merupakan hasil dari persiapan matang dan disiplin tinggi yang dijalani selama berbulan-bulan menjelang Peparnas XVII. Ammar pun mengungkapkan pentingnya kerja keras dan kedisiplinan untuk meraih prestasi.

"Saya berlatih dua kali sehari, pagi dan sore, selama enam bulan terakhir. Intensitas latihan saya kurangi menjadi sekali sehari mendekati hari perlombaan," ujarnya saat konferensi pers di Media Center Peparnas XVII Solo 2024, Senin (7/10/2024).

Ia menambahkan bahwa rutinitas latihan yang ketat menjadi kunci keberhasilan yang menjaga performa puncaknya. Meski begitu, walau telah menjalani latihan intensif, Ammar mengaku masih merasakan gugup saat menghadapi kompetisi.

Namun, dengan doa dan persiapan mental yang matang, ia akui berhasil mengatasi rasa gugup tersebut. Sehingga dirinya bisa tampil sebagai yang tercepat di garis finis.

"Alhamdulillah, doa dan kerja keras saya terbayar lunas dengan menjadi yang pertama melewati garis finis," katanya, penuh syukur. Setelah kesuksesannya di Peparnas XVII Solo, Ammar menargetkan untuk lolos ke Pelatnas menghadapi ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Januari 2026 mendatang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....