Siswa SD Negeri Winongo Belajar Menghadapi Gempa Bumi

  • 23 Nov 2022 14:14 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Bantul : Sejumlah siswa SD Negeri Winongo, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul mengikuti simulasi gempa bumi di sekolah mereka pada Rabu (22/11) pagi. Mengikuti aba-aba dari guru kelas, mereka menunduk di bawah meja belajarnya dan menunggu gempa berhenti. Kemudian para siswa ini berjalan keluar kelas dengan membawa tas di atas kepala mereka ke tengah lapangan sekolah.

Salah seorang guru SD Winongo, Dedi Sulaksono mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan kepada para siswa tentang bencana gempa bumi. Pihaknya turut melibatkan relawan dari Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bantul untuk memberikan edukasi kepada para siswa.

“Salah satu program dari sekolah kami salah satunya melindungi anak dari bencana. Dengan itu kami melaksanakan penanggulangan jika terjadi bencana anak-anak bisa menyelamatkan dirinya masing-masing, seperti kasus di Cianjur banyak korban khususnya anak-anak. Dari kejadian itu kami belajar untuk mencegah biar jika terjadi bencana anak-anak bisa menyelamatkan diri dengan baik,” kata Dedi.

Sementara itu salah satu siswa, Fadhil Iza Mahendra mengatakan kegiatan ini bermanfaat bagi ia dan rekan-rekannya. Karena mereka bisa belajar untuk menyelamatkan diri ketika terjadi gempa bumi.

“Manfaatnya biar tahu kalau ada gempa di kelas. Bersembunyi di bawah meja, tunggu reda terus bawa tas di atas kepala biar ngga terkena reruntuhan,” jelasnya.

Ketua FPRB Bantul, Waljito mengatakan hal ini merupakan salah satu kegiatan Disdikpora dan PPA terkait sekolah ramah anak. Di dalamnya sekolah harus membentuk tim terkait kebencanaan, menyusun rencana kontigensi dan rencana aksi, serta penguatan terkait kesiap siagaan di sekolah. Dengan kegiatan ini diharapkan baik siswa maupun guru sudah siap untuk menghadapi bencana. (dev/yyw).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....