Perjalanan Panjang Batu Bata, Material Bangunan Yang Kokoh

  • 27 Agt 2024 10:44 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta; Batu bata merah adalah salah satu bahan bangunan tertua yang digunakan oleh manusia, dan sejarah penemuannya sudah berlangsung ribuan tahun. Sampai saat ini penggunaan batu bata dalam konstruksi bangunan modern masih sangat umum digunakan.

Mengutip buku The Brick: A World History yang ditulis oleh James W.P. Campbell dan Will Pryce, yang secara khusus membahas sejarah batu bata di berbagai peradaban,sejarah panjang batu bata diawali pada peradaban Mesopotamia sekitar 7500 SM yang sekarang dikenal sebagai Irak. Orang-orang Sumeria yang tinggal di Mesopotamia ini menggunakan lumpur dari Sungai Tigris dan Eufrat untuk membuat batu bata, kemudian dijemur di bawah sinar matahari untuk mengeraskannya.

Setelah itu diikuti bangsa Mesir Kuno sekitar 3000 SM yang memproduksi batu bata dengan cara dibakar untuk membuatnya lebih kuat dan tahan terhadap cuaca. Proses pembakaran ini menjadi langkah penting dalam evolusi batu bata, yang membuatnya lebih tahan lama dibandingkan dengan batu bata yang hanya dijemur.

Menurut tulisan Campbell dan Pryce bangsa Romawi juga menggunakan batu bata yang dibakar untuk membangun banyak bangunan megah mereka, dan mereka menyebarkan teknologi ini ke berbagai penjuru Eropa saat memperluas kekaisaran mereka. Sementara itu di Tiongkok, batu bata merah digunakan dalam pembangunan Tembok Besar Tiongkok.

Pada abad pertengahan di Eropa, batu bata merah menjadi lebih umum digunakan, terutama setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi. Bangunan bata mulai menjadi pilihan populer, terutama di daerah yang kekurangan batu alam. Kemudian saat revolusi industri pada abad ke-18 dan ke-19, produksi batu bata merah mengalami perubahan besar dengan diperkenalkannya mesin-mesin pembuatan batu bata. Hal ini memungkinkan untuk memproduksi batu bata secara massal dengan kualitas yang lebih konsisten.

Hingga pada jaman modern sekarang ini, batu bata merah masih banyak digunakan di seluruh dunia untuk berbagai jenis konstruksi. Meskipun muncul berbagai bahan bangunan modern, batu bata merah tetap dihargai karena daya tahannya, kemampuan insulasi, dan tampilan estetisnya, apalagi di negara-negara berkembang.


(Wiwik Martani Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....