Bukan Janda, Ini Makna Warna Ungu dalam Desain

  • 25 Jul 2024 16:11 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Masyarakat Indonesia meyakini bahwa warna ungu identik dengan warna janda. Kepercayaan ini berkembang bisa jadi karena kebudayaan negara tetangga, yakni Thailand, di mana warna ungu menjadi simbol pengorbanan dan kematian.

Namun dalam pengaplikasian untuk aksesoris dan pakaian, ungu ternyata merupakan warna tertinggi dan punya filosofi mendalam. Hal ini dikatakan desainer busana Kalimantan Tengah, M. Rizky Jumbriyono, pada Selasa (23/7/2024) dalam program Suara Budaya Nusantara di RRI Palangka Raya.

Pria yang akrab disapa Kak Nono ini menjelaskan, warna ungu punya filosofi royalty, kemewahan, bangsawan atau kekuasaan. Oleh karena itu, mahkota raja-raja pada zaman dahulu memiliki unsur ungu yang berasal dari bebatuan mulia.

"Kenapa warna ungu tahtanya paling tinggi dari seluruh warna, hal ini didasari permata ungu yang dipakai dalam mahkota raja. Itu adalah batu mulia yang sangat-sangat mahal dan jarang ditemukan," ucap Kak Nono.

Selain itu, dalam laman verywellmind.com, warna ungu dikaitkan dengan berbagai arti, termasuk kebijaksanaan, kreativitas, royalti, kekuasaan, ambisi, dan kemewahan. Penggabungan warna merah dan biru tersebut juga melambangkan keajaiban, kemewahan, kedamaian, kebanggaan, kemandirian, dan kekayaan.

Nono juga menerangkan penggunaan ungu dalam sebuah desain pakaian dan aksesoris pada masa kini tidak dipengaruhi pangkat atau status sosial seseorang. Bahkan, dari anak-anak hingga orang dewasa bisa memakai penggabungan warna merah dan biru tersebut dalam berbagai kesempatan.

"Tidak ada aturan pagi, siang, atau malam untuk memakai warna ungu. Hanya saja kita akan mengetahui peran seseorang dalam upacara adat ketika mereka memakai pakaian berwarna tertentu, seperti kuning atau putih," ucap Kak Nono.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....