Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia yang Sarat Makna
- 14 Jun 2024 20:21 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak: Idul Adha yang bertepatan dengan musim haji identik dengan penyembelihan hewan kurban. Sebagai negara dengan mayoritas umat Muslim terbesar di dunia, terdapat sejumlah tradisi unik di berbagai daerah yang dilakukan pada momen perayaan Idul Adha.
Melansir dari berbagai sumber salah satunya dari laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, berikut adalah beberapa tradisi unik menjelang Idul Adha di Indonesia.
- Grebeg Gunungan, Yogyakarta:
Di Keraton Yogyakarta, menjelang Idul Adha diadakan tradisi Grebeg Gunungan. Dalam tradisi ini, keraton membuat gunungan dari hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, dan kue-kue tradisional. Gunungan ini kemudian diarak dari keraton menuju Masjid Gedhe Kauman dan setelah didoakan, masyarakat berebut gunungan tersebut sebagai simbol berkah. - Manten Sapi, Pasuruan:
Di Desa Wates Tani, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ada tradisi yang disebut Manten Sapi. Sapi-sapi yang akan dijadikan hewan kurban dihias dengan kain dan aksesoris warna-warni. Mereka kemudian diarak keliling desa sebelum diserahkan kepada panitia kurban. - Tradisi Apitan di Semarang
Tradisi Apitan merupakan salah satu tradisi unik yang dilaksanakan di Kota Semarang, Jawa Tengah, menjelang Idul Adha dan dipercaya menjadi kebiasaan para Wali Songo dulu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur pada perayaan Idul Adha. Tradisi Apitan, juga dikenal sebagai Sedekah Bumi atau Merti Desa, bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah dan memohon keselamatan serta keberkahan bagi seluruh masyarakat desa. Apitan juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. - Tradisi Gamelan Sekaten di Cirebon
Tradisi Gamelan Sekaten di Cirebon merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai historis dan religius tinggi. Tradisi ini pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo, sebagai media dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam di Jawa. Gamelan Sekaten adalah seperangkat gamelan khusus yang dimainkan hanya pada waktu-waktu tertentu yakni pada Idul Adha, Idul Fitri maupun saat Maulid Nabi Muhammad SAW. - Tradisi Jemur Kasur di Banyuwangi
Tradisi Jemur Kasur merupakan salah satu tradisi unik yang dilaksanakan oleh masyarakat Using di Banyuwangi, Jawa Timur. Tradisi ini biasanya dilakukan setiap tahun pada bulan Dzulhijjah (bulan Haji) dalam kalender Hijriyah dengan tujuan untuk menolak bala dan menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. - Tradisi Meugang di Aceh
Tradisi Meugang bertujuan untuk merayakan dan menyambut datangnya hari-hari besar Islam dengan kebersamaan dan berbagi rezeki. Ini adalah bentuk ungkapan syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan. - Tradisi Kaul Negeri dan Abda'u di Maluku Tengah
Setelah salat Idul Adha selesei dilaksanakan, masyarakat Tulehu di Maluku Tengah biasanya melakukan tradisi Kaul Negeri dan Abda'u. Kaul Negeri adalah tradisi tahunan dengan tujuan memohon keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan. Sementara Abda'u adalah tradisi unik yang biasanya dilakukan oleh masyarakat suku Naulu di Maluku Tengah. Tradisi ini bertujuan untuk menghormati leluhur dan menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam. Prosesi pada tradisi ini yaitu tiga ekor kambing digendong menggunakan kain oleh pemuka adat dan agama selanjutnya mereka berjalan mengelilingi desa diiringi lantunan takbir dan shalawat menuju masjid untuk disembelih bersama hewan kurban lainnya setelah Ashar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....