Mengapa Satu Menit 60 Detik, Bukan 100 Detik?
- 14 Mei 2024 15:51 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo: Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa satu menit terdiri dari 60 detik, bukan 100 detik? Pertanyaan ini memang mengundang rasa penasaran, dan jawabannya ternyata berakar dari sejarah perhitungan waktu yang panjang.
Menurut video YouTube Kok Bisa? yang diunggah pada 19 Desember 2022, sistem penghitungan waktu pertama kali diciptakan oleh bangsa Babilonia. Alasannya tentu saja untuk memudahkan manusia dalam mengukur dan memahami waktu.
Bangsa Babilonia menggunakan sistem bilangan berbasis 60, yang disebut seksagesimal. Alasan utama mereka memilih angka 60 adalah karena angka ini memiliki banyak faktor pembagi, yaitu angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6.
Keunggulannya, pembagian waktu menjadi lebih mudah dan praktis. Contohnya, setengah jam menjadi 30 menit, sepertiga jam menjadi 20 menit, seperempat jam menjadi 15 menit, dan seterusnya.
Jika satu jam terdiri dari 100 menit, maka pembagian waktu akan menjadi lebih rumit. Angka 100 hanya memiliki sedikit faktor pembagi, yaitu 1, 2, 4, 5, 10, 20, 25, dan 50. Hal ini akan menyulitkan orang dalam menunjukkan dan membagi waktu dengan presisi.
Oleh karena itu, sistem 60 menit dalam satu jam yang diwariskan dari bangsa Babilonia ini terbukti lebih efektif dan mudah digunakan hingga saat ini.
Jadi, jawaban atas pertanyaan "mengapa satu menit 60 detik?" adalah karena angka 60 memiliki banyak faktor pembagi, sehingga memudahkan pembagian waktu menjadi lebih praktis dan presisi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....