Pakar Potret Kondisi Terkini Elektabilitas Cagub DKI

  • 27 Mar 2024 00:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Lembaga survei Archi Research And Strategy Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas calon gubernur di lima provinsi yang ada di Pulau Jawa. Salah satunya Provinsi DKI Jakarta.

"Kita memotret lima provinsi besar yang ada di Pulau Jawa, karena lima provinsi ini kalau di Pilpres menjadi barometer atau indikator politik dari suara nasional," kata Direktur Eksekutif ARCHI Research & Strategic Mukhradis Hadi Kusuma, Rabu (27/3/2024).

Mukhradis menjelaskan dalam survei ini pihaknya menggunakan metode sampling dari populasi. Ini dengan jumlah sampel 400 Responden yang sudah memiliki hak pilih atau berusia lebih dari 17 tahun.

Adapun metode pengambilan data yakni telesurvey dengan margin of error 5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Lalu hasil survei ini antara lain, untuk Provinsi DKI Jakarta teratas muncul nama mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas 28,57 persen.

"Angka ini relatif turun dibanding kemarin krena mungkin karena muncul nama nama baru atau yang kedua ambigiutas apakah pak Anies akan maju (di Pilkada usai putusan MK) dan ada statement pak Surya Paloh Nasdem akan mendorong Syahroni. Dan itu sedikit merubah peta di Jakarta," ujarnya.

Di urutan kedua mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan elektabilitas 15,87 persen. Serta ketiga Bendahara Umum Nasdem Ahmad Syahroni 14,29 persen.

"Jika Ahmad Syahroni diusung Nasdem maka kemungkinan besar mendapat post yang cukup besar di DKI Jakarta. Dan ini akan menghangatkan posisi pertarungan di Jakarta, dengan munculnya Syahroni akan memberi keseimbangan dari munculnya nama Ridwan Kamil dan Anies," ucapnya.

Kemudian muncul nama lain, seperti Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmaed Zaki Iskandar dengan elektabilitas 11.11 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 6,35 persen. Lalu mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) 4,76 persen, Mantan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 4,76 dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono 1,59 persen.

"Sementara yang belum menentukan pilihan sebesar 12,7 persen. Siapa diantara mereka yang maju? mungkin cukup dini untuk kita sampaikan, tapi ini menjadi rujukan sementara bahwa terjadi kontestasi yang memanas, kita tunggu beberapa bulan kedepan," katanya.

Namun ada yang menarik, jika Anies tak maju karena tidak ada partai yang mencalonkan atau akan mendapatkan jatah menteri. Ini apabila kalah dalam gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi, maka akan terjadi head to head antara Ridwan Kamil dan Ahmad Syahroni.

Ridwan Kamil unggul dengan elektabiltas 22,22 persen, sementara Ahmad Syahroni 20 persen. Kemudian Ahmaed Zaki Iskandar 15,56 persen, dan Tri Rismaharini 8,89 persen.

"Jika Pak Anies enggak maju, maka RK dan Ahmad Syahroni ini menjadi tokoh yang bertarung head to head. Ini masih dinamis kita akan lihat hasil survei berikutnya," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....