Mengenal Lima Taman Nasional Di Indonesia

  • 07 Mar 2024 07:52 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Indonesia memiliki taman nasional yang cukup banyak yakni sekitar 54 taman nasional. Tercatat dalam sejarah perkembangan awal taman nasional di Indonesia ada 5 taman nasional tertua di Indonesia yang memiliki ciri dan keunikannya tersendiri. Dilansir dari situs Lindungihutan, tanggal 6 Maret 1980 Menteri Pertanian RI Ir. Soedarsono Hadisapoetro menyatakan lima kawasan suaka alam sebagai taman nasional (kawasan pelestarian alam). Pengelolaan kelima taman nasional itu diserahkan pada Direktorat Perlindungan dan Pengawetan Alam, Dirjen Kehutanan, dan Departemen Pertanian.

Berikut 5 taman Nasional tertua di Indonesia :


1. Taman Nasional Gunung Leuser

Luas area Taman Nasional Gunung Lause sekitar 838.872 hektar. Kawasan ini masuk dalam wilayah propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Dikenal dengan kekhasannya yakni, satu-satunya kawasan konservasi yang memiliki 4 satwa kunci dan kharismatik dunia yang terancam punah dan dilindungi: Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), dan Harimau Sumatera (Panthera tirgris sumatrae).

Kawasan ini pula menjadi rumah bunga Raflesia atjehensis dan Raflesia lanwangensis serta flora khasnya seperti daun payun raksasa (Johannesteijsmannia altifrons).

Taman Nasional Gunung Leuser telah mendapat 3 penghargaan dunia yakni: Situs Warisan Dunia (World Heritage Site)–Tropical Rainforest Heritage of Sumatera, Asean Heritage Parks dan Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve)

2. Taman Nasional Ujung Kulon

Kawasan ini seluas 107.489 hektar, dikenal sebagai rumah terakhir sang Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Untuk melihatnya memang sulit. Namun, bukan suatu yang mustahil. Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) pun di sematkan dunia kepada kawasan ini.

Di kawasan ini pula terdapat pantai yang eksotik. Berpasir putih dan berair jernih. Pemandangan pulau-pulaunya juga tak kalah menawannya. Tempat ini sangat menarik untuk melakukan pengamatan satwa-satwa seperti: Merak, Banteng, Kera Ekor Panjang, Babi Hutan dan Ayam hutan.

3. Taman Gunung Gede Pangrango

Taman Gunung Gede Pangrango adalah salah satu taman nasional yang sangat terkenal di Indonesia, khususnya di kalangan para penggiat alam terbuka yang mempunyai hobi mendaki gunung. Berbagai daya tarik obyek wisata alam tersebar di kawasan seluas 25.851 hektar ini. Gunung Gede (2.950 mdpl) dan Gunung Pangrango (3.019 mdpl) menjadi titik tertinggi yang menyajikan bentang alam Jawa bagian barat yang sempurna. Dunia pun mengakuinya dan menetapkannya sebaga Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve).

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Owa Jawa (Hylobates moloch) dan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) menjadikan kawasan ini rumah mereka.

4. Taman Nasional Baluran

Berada paling timur ujung pulau Jawa, kawasan dengan luas 25.000 hektar ini mempunyai kekhasan padang savana-nya yang memesona. Afrika kecil di pulau Jawa. Demikian julukan kawasan konservasi yang mendapat pengakuan dunia sebagai Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve). Bentangan savana-nya menyimpan kehidupan beragam satwa liar yang khas. Di antaranya: Kerbau liar (Bubalis bubalis), Banteng Jawa (Bos Javanicus), Rusa (Cervus timorensis). Sekitar savana Bekol salah satunya. Merak Hijau (Povo muticus), Tidak ketinggalan keriuhan monyet ekor panjang dan aneka jenis burung.

5. Taman Nasional Komodo

Kawasan ini terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan area seluas 173.300 hektare ini merupakan rumah dari sang biawak raksasa yang sangat terkenal di dunia, Komodo (Varanus komodoensis). Setidaknya di pulau Komodo, Padar, Rinca, Gili Motang dan Nusa Kode mereka bermukim adapula satwa lain seperti Rusa timor (Cervus timorensis), Kuda liar (Equus cubalius), Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan Kerbau liar (Bubalis bubalis).

Pantai-pantai berpasir putih terbentang indah. Ada pantai berpasir merah atau pink. Keindahan bawah lautnya, menjadi salah satu surganya para pecinta diving dan merupakan kelas dunia.

Taman Nasional Komodo, mendapatkan tiga pengakuan dunia: Situs Warisan Dunia (World Heritage Site), Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve) dan pada 16 Mei 2012 masuk sebagai New Seven Wonder of Nature.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....