Pecinta Kucing Wajib Tahu Ini, Posyandu Kucing
- 31 Jan 2024 22:52 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Bermula dari keinginan memberikan edukasi pro vaksin dan pro steril kepada pecinta kucing, tercetus gagasan membentuk komunitas Posyandu Kucing di Madiun. Komunitas ini juga untuk mewadahi para penyelamat (rescuer) kucing yang sering mengalami permasalahan bagaimana penanganan awal terhadap kucing-kucing yang diselamatkan.
Hal ini dikatakan Dian, Founder Posyandu Kucing dalam acara ngobro komunitas (Ngobras) di Pro 1 RRI Madiun, Selasa (30/1/2024).
“Awalnya itu tahun 2018 kucing-kucing saya yang di rumah yang jumlahnya lebih dari 10 itu sakit semua. Saya bingung bawa ke dokter. Kebetulan dokter hewan kenalan saya, dokter hewan Syaiful bersedia dipanggill ke rumah. Dari situ tetangga kanan kiri jadi tau dan mereka pun ikut memeriksakan kucing mereka. Ya akhirnya getok tular.” Kisah Dian menceritakan awal terbentuknya komunitas Posyandu Kucing.
Kegiatan komunitas ini adalah pertemuan rutin tiap bulan berupa konsultasi dan pemeriksaan kucing.
“Ya kita harapkan kucing di vaksin dan di steril untuk menghindari virus mengingat populasi kucing yang sudah makin meningkat supaya tidak jadi hama," ujarnya.
Apa yang disampaikan Dian ini diamini oleh drh. Saiful yang juga ikut dalam acara. Menurutnya, ide posyandu kucing adalah ide cemerlang.
“Nama Posyandu Kucing ini saya terinspirasi ketika saya memeriksa kucing di Bu Dian, ada ibu-ibu yang menggendong kucingnya dengan jarik (kain) persis layaknya nggendong bayi seperti di posyandu. Jadilah nama komunitas ini ya itu Posyandu Kucing", terang drh. Saiful.
Menurut drh. Saiful setidaknya ada 4 jenis vaksin yang bisa menghindarkan kucing dari virus mematikan.
Sementara, untuk steril drh Syaiful mewanti-wanti untuk tidak menggunakan suntik KB manusia. Karena menurutnya penggunaan suntik KB manusia pada kucing, dalam jangka panjang berdampak buruk bagi kesehatan kucing.
“Karena dirasa steril kucing mahal, maka banyak yang menggunakan steril suntik KB manusia. Tolonglah jangan dilakukan hal itu. Karena dalam jangka panjang ini bisa menyebabkan kucing mengalami infeksi kandungan (rahim) akan membentuk nanah di dalamnya”, jelas drh. Syaiful
Komunitas yang sejak 2020 sudah mulai mempunyai grup WA dengan jumlah anggota lebih dari 200 tersebar di Madiun, Ngawi, Magetan dan beberapa kota besar seperti Surabaya Jakarta ini ingin memberikan wadah sharing kepada para pecinta kucing (Cat Lover).
Marisna, seorang cat rescuer mengaku senang dengan adanya grup WA di Posyandu Kucing ini
“Alhamdulillah sangat membantu dengan adanya grup WA ini memudahkan kita untuk konsultasi kalau misal ada permasalahan dengan kucing-kucing kita", kata perempuan yang memelihara hampir 100 ekor kucing yang sebagian besar diselamatkan dari berbagai TPS (Tempat Pembuangan Sampah).
Acara NGOBRAS yang juga disiarkan secara Live di channel You Tube RRI Madiun ini juga menarik perhatian dan komentar banyak pendengar. Salah satunya pemilik akun Yuli Nusanti : ”Alhamdulillah konsultasi lewat chat di group posyandu kucing paling tidak biaya bisa lebih murah daripada ke dokter hewan.”
Dewi Retno ”edukasi bwt masyarakat ttg pentingnya merawat kucing dgn baik agar kucing selalu sehat...”
Intan Rinawati, Pokoknya memelihara hewan termasuk kucing
1. Adanya ilmu untuk merawat
2. Punya tanggung jawab
3. Punya dana
4. Punya kesabaran
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....