Budaya Tempe Siap Mendunia
- 22 Des 2025 21:05 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Setelah kolintang dan Reog Ponorogo, Indonesia kembali menyiapkan kekayaan budayanya untuk diusulkan ke tingkat dunia. Budaya tempe dijadwalkan masuk dalam pengajuan Warisan Budaya Takbenda UNESCO tahun 2026, menyusul proses riset panjang dan respons positif dari komunitas internasional. Informasi tersebut merujuk pada penjelasan resmi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia terkait agenda nominasi warisan budaya nasional.
Pengajuan budaya tempe telah dimulai sejak akhir Maret 2024 melalui mekanisme Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. Berdasarkan dokumen nominasi yang dipublikasikan pemerintah, pengusulan ini menitikberatkan pada praktik budaya, pengetahuan tradisional, nilai sosial, serta peran aktif komunitas dalam menjaga keberlanjutan budaya tempe sebagai warisan yang hidup di tengah masyarakat.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, dalam keterangan pers kementerian, menyampaikan bahwa pengajuan budaya tempe yang telah berjalan sejak awal 2024 diharapkan dapat memperoleh penetapan UNESCO pada 2026. Ia menegaskan, tempe bukan hanya produk pangan, tetapi juga cerminan kearifan lokal Indonesia dalam pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, sekaligus mengandung nilai gotong royong yang kuat.
Lebih lanjut, proses fermentasi tempe dipandang sebagai bentuk adaptasi masyarakat terhadap lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Merujuk laporan kegiatan Kementerian Kebudayaan, keterlibatan publik dalam proses nominasi juga diperkuat melalui berbagai agenda, salah satunya Festival Budaya Tempe, yang menggabungkan unsur budaya, edukasi, dan partisipasi masyarakat guna membangun dukungan kolektif terhadap pelestarian budaya tempe.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....