Cara Mengatasi Sembelit pada Anak: Panduan Aman
- 07 Des 2025 18:28 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Sembelit pada anak adalah kondisi yang cukup umum. Biasanya ditandai dengan frekuensi buang air besar yang jarang, feses keras, atau anak merasa kesakitan saat BAB. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat membuat anak tidak nyaman jika tidak ditangani dengan benar. Dilansir dari berbagai sumber diantaranya KidsHealth
1. Tingkatkan Konsumsi Serat
Serat membantu melunakkan feses dan memperlancar pergerakan usus. Beberapa sumber serat yang baik untuk anak:
Buah-buahan (apel, pir, pepaya, plum)
Sayuran
Oatmeal
Sereal tinggi serat
2. Perbanyak Cairan
Dehidrasi membuat feses mengeras. Pastikan anak minum cukup air sepanjang hari. Untuk beberapa kasus, jus buah (seperti jus pir atau plum) dapat membantu melunakkan feses.
3. Buat Jadwal BAB Teratur
Ajarkan anak untuk duduk di toilet secara teratur, misalnya:
Setelah sarapan
Setelah makan malam
Beri waktu 5–10 menit, tanpa memaksa. Rutinitas ini membantu melatih otot usus.
4. Ajarkan Posisi BAB yang Benar
Gunakan stool (bangku kecil) untuk menyangga kaki anak saat duduk di toilet. Posisi ini meluruskan usus besar dan mempermudah pengeluaran feses.
5. Berikan Aktivitas Fisik Cukup
Aktivitas fisik membantu merangsang pergerakan usus. Ajak anak untuk:
Bermain di luar
Berlari kecil
Bersepeda
Aktivitas motorik lainnya
6. Gunakan Pelunak Feses (Jika Diperlukan)
Pelunak feses seperti PEG 3350 (misal: Movicol/Miralax) sering direkomendasikan dokter untuk anak.
Namun penggunaannya harus berdasarkan rekomendasi dokter, bukan inisiatif sendiri.
7. Identifikasi Faktor Pemicu
Sembelit pada anak dapat disebabkan oleh:
Kebiasaan menahan BAB
Perubahan pola makan
Takut atau trauma toilet
Stres
Perubahan rutinitas (misal saat bepergian)
Memahami pemicunya membantu mencegah kekambuhan.
8. Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?
Segera periksa ke dokter jika:
Sembelit berlangsung > 2 minggu
Ada darah pada feses
Anak terlihat sangat kesakitan
Muntah atau demam
Berat badan turun
Sembelit pada anak bisa diatasi dengan perbaikan pola makan, hidrasi yang cukup, rutinitas toilet, dan aktivitas fisik. Meski umumnya ringan, beberapa kasus membutuhkan evaluasi dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....