Ini Cara Mudah Mengenali Bakso yang Mengandung Boraks
- 30 Nov 2025 23:16 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Bakso adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Namun, maraknya praktik curang penambahan zat berbahaya seperti boraks (sodium tetraborate) dalam adonan bakso demi meningkatkan kekenyalan dan daya tahan, membuat konsumen harus lebih waspada. Boraks adalah zat kimia yang dilarang keras untuk digunakan dalam makanan karena berisiko merusak ginjal, hati, dan sistem saraf jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Untuk melindungi diri dan keluarga, berikut adalah panduan praktis dari para ahli keamanan pangan mengenai ciri-ciri bakso yang patut dicurigai mengandung boraks.
Tiga Ciri Fisik Bakso Boraks yang Paling Mencolok
Perhatikan tiga indikator utama ini saat Anda membeli bakso di pasar atau warung:
1. Tekstur Sangat Kenyal dan Tidak Wajar
Bakso Normal: Memiliki tekstur yang lembut, mudah dipotong, dan sedikit hancur ketika dikunyah.
Bakso Boraks: Terasa sangat kenyal dan liat, bahkan ketika sudah dingin. Ketika dijatuhkan, bakso ini akan memantul tinggi seperti bola bekel. Kekenyalan ini jauh melebihi batas wajar bakso yang dibuat hanya dengan daging dan tepung sagu.
2. Daya Tahan yang Luar Biasa Lama
Bakso Normal (Tanpa Pengawet): Hanya bertahan sekitar 1-2 hari di suhu ruang atau 3-4 hari di dalam kulkas.
Bakso Boraks: Mampu bertahan hingga lebih dari 3 hari pada suhu ruangan, bahkan tidak mudah basi atau berlendir. Boraks bertindak sebagai pengawet kuat yang membuat bakso tampak "segar" dalam waktu yang sangat lama.
3. Warna Lebih Putih dan Cerah
Bakso Normal: Warna cenderung cokelat muda keabu-abuan, sesuai dengan warna daging.
Bakso Boraks: Warna bakso terlihat lebih putih bersih dan cerah. Hal ini terjadi karena boraks dapat memperbaiki tampilan warna bakso.
Tips Tambahan: Waspada Terhadap Bau dan Rasa
Selain ciri fisik, ada indikasi lain yang bisa Anda cermati:
Bau: Bakso boraks terkadang memiliki bau yang agak menyengat atau bahkan hampir tidak berbau sama sekali, karena bau boraks bisa menutupi aroma daging.
Rasa: Walaupun boraks tidak berasa, bakso yang mengandung zat ini seringkali memiliki rasa yang kurang gurih alami karena komposisi dagingnya lebih sedikit.
Tindakan yang Harus Dilakukan Konsumen
Jika Anda menemukan bakso dengan ciri-ciri di atas, disarankan untuk:
Jangan Konsumsi: Segera buang produk tersebut.
Laporkan: Catat lokasi penjual dan segera laporkan kepada Dinas Kesehatan atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setempat agar dapat segera ditindaklanjuti dan dilakukan uji laboratorium.
Pilih Penjual Terpercaya: Lebih baik membeli bakso di tempat yang sudah terjamin kebersihannya dan memiliki reputasi baik, atau membuat bakso sendiri di rumah.
Dengan mengenali ciri-ciri ini, Anda dapat menjadi konsumen yang cerdas dan turut berperan aktif dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....