Manusia Terbaik Adalah yang Menjaga Keseimbangan Hidup

  • 10 Nov 2025 23:39 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Menjadi manusia terbaik tidak berarti meninggalkan dunia demi akhirat semata, melainkan mampu menyeimbangkan keduanya. Pesan inilah yang disampaikan Ustadz Damanhur Abbas dalam tausiah sore di Pro 1 RRI Lhokseumawe, Senin (10/11/2025).

Menurut Ustadz Damanhur, manusia terbaik bukanlah mereka yang berpaling dari urusan dunia untuk beribadah terus-menerus, ataupun yang melupakan akhirat demi mengejar dunia. “Bukan orang yang terbaik di antara kamu itu yang meninggalkan dunia untuk akhiratnya, dan bukan pula yang meninggalkan akhiratnya untuk dunia,” ujarnya, mengutip makna hadist Rasulullah SAW.

Beliau menjelaskan, dunia dan akhirat sejatinya saling berhubungan dan tidak bisa dipisahkan. Dunia adalah jalan menuju akhirat, tempat manusia beramal dan berjuang agar memperoleh ridha Allah SWT. “Kalau seseorang hanya fokus berzikir atau beribadah tapi mengabaikan tanggung jawab duniawinya, itu belum tentu disebut terbaik. Begitu juga sebaliknya, orang yang sibuk mengejar dunia tanpa peduli ibadah, juga bukan yang terbaik,” jelasnya.

Ustadz Damanhur menambahkan, keseimbangan hidup harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam bekerja, beribadah, maupun berbuat kebaikan kepada sesama. “Ketika kita bekerja dengan niat ibadah, itu pun bagian dari jalan menuju akhirat. Dunia bukan untuk ditinggalkan, tapi dijadikan sarana menuju kebahagiaan yang hakiki,” tutur beliau.

Menutup Tausiah sore, Ustadz Damanhur mengajak agar kita menjadikan setiap aktivitas duniawi sebagai ladang amal. “Hidup ini bukan memilih antara dunia atau akhirat, tapi bagaimana menjadikan keduanya selaras dalam ridha Allah,” pungkas Ustadz Damanhur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....