Cicak Ternyata Dapat Mengelurkan Suara

  • 25 Okt 2025 18:50 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Cicak adalah hewan kecil yang sering kita temui di dinding rumah, terutama pada malam hari. Kehadirannya sering dianggap biasa saja, padahal cicak menyimpan banyak keunikan menarik yang jarang diketahui, salah satunya adalah kemampuannya untuk mengeluarkan suara. Fenomena ini kerap menimbulkan rasa penasaran mengapa hewan sekecil itu bisa “berbicara”, dan apa makna di balik suara yang dikeluarkannya? The Environmental Literacy Council


1. Apakah cicak (gecko) betul-betul mengeluarkan suara?

Ya walaupun banyak reptil dianggap “sunyi”, sejumlah spesies gecko (yang sering disebut cicak di Indonesia) memang mengeluarkan berbagai suara seperti ci­rik, kicik, klik, bahkan teriak kecil. Sebagai contoh, salah satu artikel dari The Environmental Literacy Council menjelaskan bahwa banyak gecko aktif secara vokal: “Geckos are by far the most well-known vocalizers among lizards.”

Meskipun “cicak rumah” yang biasa kita lihat mungkin tidak semua mengeluarkan suara keras, fenomena suara oleh gecko cukup tercatat secara ilmiah.

2. Mengapa mereka mengeluarkan suara?

Beberapa alasan umum mengapa cicak / gecko berbunyi:

Komunikasi kawin: Suara digunakan oleh jantan untuk menarik betina atau menunjukkan kesiapan kawin.

Pertahanan wilayah (teritorial): Cicak jantan juga bisa berbunyi untuk menyatakan “ini daerahku, jangan masuk”.

Sinyal peringatan / bahaya: Bila merasa terancam, beberapa gecko mungkin bersuara – klik, squeak (cericit) atau suara keras lainnya sebagai “peringatan” atau “teriak”.

Interaksi sosial lainnya: Selain kawin atau pertahanan, suara bisa muncul sebagai bagian dari interaksi antar-gecko atau respons terhadap lingkungan.

3. Jenis suara yang biasanya dikeluarkan & fakta-uniknya

Chirp atau “ci­rìk”: Terdengar seperti suara burung kecil atau “cri-cri” yang pendek. Banyak dilaporkan pada “house gecko” (gecko rumah).

Klik atau “ck-ck”: Beberapa spesies membuat suara klik sebagai bagian dari komunikasi sosial atau pertahanan.

Teriakan atau suara keras: Misalnya pada spesies seperti Tokay Gecko yang sering dijuluki karena “tolak-tokay” suaranya.

Mendesis/hiss: Meski lebih jarang untuk “cicak rumah”, tapi beberapa kadal dan gecko memakai desisan sebagai tanda takut atau agresif.

Fakta-unik tambahan:

Nama “gecko” berasal sebagian dari suara panggilan yang dibuat oleh tokay: suara “geck-o, geck-o” yang keras dan berulang.

Tidak semua cicak/gecko vokal — ada spesies yang sangat sedikit atau hampir tidak mengeluarkan suara.

Aktivitas suara sering terjadi menjelang malam, karena banyak gecko bersifat nokturnal (aktif di malam hari) sehingga suara mereka lebih terdengar saat gelap.

4. Mengapa hal ini menarik/berguna untuk kita tahu?

Jika Anda tinggal di rumah dan sering mendengar “cri-cri” atau “tik­tik” di dinding atau plafon — bisa jadi itu cicak/gecko yang berkomunikasi atau bertahan hidup.

Memahami alasan suara tersebut bisa membantu Anda tidak salah mengira sebagai “hama yang berisik” banyak cicak justru bermanfaat karena memakan nyamuk atau serangga kecil.

Untuk pemilik hewan peliharaan gecko: mengetahui bahwa suara bisa tanda kondisi seperti stres, kesehatan, atau kebutuhan kawin dapat membantu perawatan yang lebih baik.

Secara ekologis, ini menunjukkan bahwa reptil tidak sepenuhnya “sunyi” seperti yang sering diasumsikan mereka pun punya sistem komunikasi yang menarik dan kompleks.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....