Cara Sederhana Mengatasi Overthinking

  • 17 Okt 2025 21:07 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena: Bagi banyak orang, terjebak dalam pikiran berlebihan adalah pengalaman yang menguras energi dan menghambat kemajuan. Fenomena yang dikenal sebagai overthinking atau berpikir berlebihan ini dapat merusak suasana hati dan menguras ketenangan pikiran.

Namun, para ahli menyarankan bahwa dengan strategi yang tepat, mengelola maraton pikiran ini sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah lima kiat sederhana yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali kendali dan kedamaian batin:

Tangkap Diri dalam Aksi (Kesadaran Diri): Langkah awal adalah kesadaran. Ketika pikiran mulai berkutat pada 'bagaimana jika' yang negatif, akui hal itu. Kesadaran ini adalah kunci untuk menghentikan siklus berpikir berlebihan.

Tantang Kritik Batin Anda: Berpikir berlebihan sering dipicu oleh pola pikir yang menyimpang, seperti berasumsi yang terburuk. Tantanglah pikiran-pikiran yang tidak bermanfaat ini. Carilah bukti untuk mendukungnya dan pertimbangkan perspektif yang lebih seimbang.

Nikmati Momen Saat Ini (Mindfulness): Praktikkan teknik mindfulness seperti meditasi atau pernapasan dalam. Fokuskan perhatian pada indra dan lingkungan sekitar untuk mengembalikan kesadaran ke masa kini. Teknik grounding ini dapat menenangkan pikiran.

Ambil Tindakan (atau Jadwalkan): Bertindak adalah penangkal yang kuat. Jika memungkinkan, buatlah keputusan dan bergerak maju. Jika cemas tentang masa depan, persiapkan apa yang Anda bisa, lalu lepaskan hal-hal yang tidak terkendali. Tindakan mengurangi ketidakpastian.

Alihkan Perhatian dengan Sehat: Jika tindakan tidak memungkinkan, libatkan diri dalam aktivitas yang sehat seperti hobi, menghabiskan waktu bersama orang terkasih, atau olahraga. Hindari gangguan yang tidak sehat seperti terlalu banyak menggunakan layar atau makan karena emosi.

Para psikolog menekankan bahwa mengatasi overthinking adalah sebuah perjalanan yang membutuhkan kesabaran dan welas asih terhadap diri sendiri. Dengan upaya yang konsisten dan penerapan kiat-kiat ini, seseorang dapat membungkam kritik batin dan menjalani hidup yang lebih hadir, damai, dan berdaya. Jika tantangan berlanjut, mencari bantuan profesional tetap dianjurkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....