Asal-usul Keripik Kentang

  • 10 Sep 2025 06:44 WIB
  •  Gorontalo

KBRN, Gorontalo : Keripik kentang, atau “potato chips”, adalah salah satu camilan paling populer di dunia saat ini. Versi legenda yang paling terkenal menyebutkan bahwa keripik ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang koki yang kehilangan kesabarannya terhadap pelanggan yang terus meminta kentang lebih tipis dan renyah.

Menurut cerita populer, peristiwa ini terjadi pada tahun 1853 di Moon’s Lake House, sebuah restoran di Saratoga Springs, New York. Koki, George Speck lebih dikenal sebagai George Crum disebut-sebut telah mengiris kentang setipis mungkin, menggorengnya hingga garing, lalu menaburkan garam sebagai bentuk “balas dendam” pada pelanggan tersebut.

Meski kisah ini sangat terkenal, banyak sejarawan menyatakan bahwa cerita tersebut kemungkinan besar hanyalah mitos. Beberapa bukti menunjukkan bahwa resep kentang goreng tipis sebenarnya sudah ada dalam buku masak Inggris berjudul The Cook’s Oracle sejak tahun 1817, jauh sebelum kisah Crum muncul.

Lebih lanjut, beberapa laporan kontemporer terhadap George Crum tidak menyebutkan penemuan keripik dalam masa hidupnya. Bahkan, saudarinya, Catherine “Kate” Wicks, telah diklaim oleh keluarganya sebagai penemu sebenarnya menurut obituary-nya, dia secara tidak sengaja mencelupkan iris kentang tipis ke dalam minyak panas dan menciptakannya secara spontan.

Pendekatan akademis yang lebih kritis juga menemukan bahwa legenda tentang George Crum ini mulai menyebar ketika industri makanan ringan berkembang dan kisah itu diangkat dalam kampanye pemasaran. Faktanya, Cornelius Vanderbilt yang disebut sebagai pelanggan peminta tipis dipastikan berada di Eropa saat itu, dan pemilik restoran baru membeli Moon’s Lake House setelah tahun 1853.

Meski demikian, Saratoga Springs tetap memiliki peran penting dalam mempopulerkan camilan ini. Istilah “Saratoga chips” pernah menjadi nama umum untuk keripik kentang di banyak wilayah Amerika Serikat, bahkan digunakan oleh merek-merek awal seperti Williams & Company di Oregon dan Boston.

Awal abad ke-20 menandai dimulainya produksi massal keripik kentang. Perusahaan seperti Mikesell’s dan Granite State di AS menjadi pionir, dan pengemasan yang lebih praktis pun mulai dikembangkan misalnya Laura Scudder, yang memperkenalkan kemasan kedap udara dan tanggal kadaluarsa untuk menjaga kesegaran keripik.

Kini, keripik kentang menjadi bagian tak terpisahkan dari industri makanan ringan. Pemerintah AS memperkirakan sekitar 22 % dari seluruh panen kentang digunakan untuk produksi keripik, dengan lonjakan konsumsi pada acara-acara seperti Super Bowl mencapai puluhan juta pon dalam seminggu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....