Kangkung: Kaya Nutrisi, Solusi Sehat Lokal

  • 25 Agt 2025 13:58 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Kangkung (Ipomoea reptans) merupakan sayuran daun populer dalam masakan tradisional Indonesia karena selain mudah diperoleh, kangkung juga menawarkan kandungan nutrisi penting. Berdasarkan hasil penelitian (Hidayati dkk., 2017), dalam setiap 100 gram kangkung terdapat energi ±29 kkal, protein 3 g, lemak 0,3 g, karbohidrat 5,4 g, serat 1 g, kalsium 73 mg, fosfor 50 mg, zat besi 2,5 mg, vitamin A 6.300 IU, vitamin B1 0,07 mg, vitamin C 32 mg, serta air 89,7 g.

Mineral esensial seperti zat besi sangat dominan dalam kangkung, khususnya bagian daun. Penelitian Poltekoran menunjukkan kadar zat besi pada daun kangkung darat mencapai 78,57 µg/g, tiga kali lipat lebih banyak dibanding batang sebanyak 26,05 µg/g, hal ini menegaskan potensi kangkung sebagai sumber alami zat besi untuk mencegah anemia.

Kangkung juga menyediakan zat-zat penting lainnya. Kajian oleh Kartini (2022) mencatat keberadaan magnesium, kalium, mangan, serta zat besi, yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak, menopouse pada wanita, dan kesehatan umum. Elemen-elemen ini mendukung fungsi jantung, memelihara metabolisme, serta meningkatkan ketahanan tubuh.

Manfaat nutrisi kangkung bukan sebatas mikro berbagai senyawa bioaktif juga ditemukan. Misalnya, kangkung darat mengandung flavonoid, polifenol, vitamin E, dan antioksidan, yang dikenal menangkal radikal bebas dan mendukung kesehatan jantung serta fungsi sel.

Secara ringkas, kangkung adalah sayuran yang tidak hanya rendah kalori dan sumber vitamin seperti A, B1, C dan mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, kalium, tetapi juga mengandung antioksidan bioaktif. Kombinasi ini menjadikannya pilihan pangan lokal yang sangat bermanfaat untuk pencegahan anemia, peningkatan imunitas, serta menjaga kesehatan metabolik secara menyeluruh.(Aris)

Referensi

1. Hidayati, N., dkk. (2017). Kandungan zat gizi sayur kangkung (Ipomoea reptans). Jurnal Penamas, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Link

2. Poltekmu. (2021). Analisis kadar zat besi pada daun dan batang kangkung darat (Ipomoea reptans). Jurnal Medika Poltekmu. Link

3. Kartini. (2022). Kajian kandungan mineral pada kangkung dan manfaatnya. Jurnal Mafaza, Universitas Nahdlatul Ulama Giri Bojonegoro. Link

4. Wati, E., dkk. (2021). Kandungan antioksidan pada kangkung darat (Ipomoea reptans). Jurnal Teknologi Pertanian, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Link

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....