Hari Televisi Nasional: Mengenal Jejak Perjalanan TVRI
- 24 Agt 2025 10:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Setiap tanggal 24 Agustus diperingati sebagai Hari Televisi Nasional di Indonesia. Momentum ini menandai lahirnya Televisi Republik Indonesia (TVRI) sebagai stasiun televisi pertama di Tanah Air.
Peringatan ini bukan hanya mengenang sejarah pendirian Televisi Republik Indonesia. Namun juga menjadi refleksi perjalanan dunia penyiaran nasional yang terus berkembang selama enam dekade.
Melansir dari laman TVRI, Televisi Republik Indonesia berdiri pada 24 Agustus 1962. Pendirian ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Penerangan Republik Indonesia Nomor 20/SK/VII/61.
Siaran perdana lembaga ini berlangsung pada 17 Agustus 1962. Saat itu, TVRI menayangkan upacara Hari Ulang Tahun ke-17 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka.
Tidak hanya itu, siaran awal TVRI juga menampilkan ajang Asian Games IV. Gelaran olahraga internasional tersebut disiarkan langsung dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pada tahun 1963, status TVRI ditetapkan sebagai yayasan melalui Keputusan Presiden Nomor 215. Kemudian, tahun 1976 statusnya berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis di bawah Departemen Penerangan.
Memasuki tahun 2000, TVRI berstatus Perusahaan Jawatan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36. Selanjutnya, tahun 2002 statusnya berubah lagi menjadi Persero sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 9.
Sejak 2005, TVRI resmi menjadi Lembaga Penyiaran Publik. Landasan hukum ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 tentang Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia.
Sebagai televisi publik, TVRI kini berusia 63 tahun pada 2025. Tugas utamanya menghadirkan informasi, pendidikan, hiburan sehat, serta melestarikan budaya bangsa Indonesia.
Peringatan setiap 24 Agustus juga memberi pesan bagi pelaku penyiaran. Inovasi dan integritas dibutuhkan agar televisi tetap relevan menghadapi era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....