Cara Mengatasi Perilaku Tidak Tenang Anak Saat Belajar
- 09 Agt 2025 16:58 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Pada pertumbuhan anak bekebutuhan khusus, tentu banyak yang hal menjadi fokus perhatian orangtua.
Salah satu diantaranya adalah bagaimana mereka bisa mengikuti kegiatan belajar dengan baik. Lantas, bagaimana jika ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) melewati fase sulit senang atu gagal fokus saat belajar?
Arif Budhi Santoso dari Dalta Ozora (School of Autism and special needs) memberikan penjelasannya.
"Perilaku anak yang tidak tenang atau gelisah saat duduk atau belajar bisa disebabkan oleh berbagai hal. Kalau sudah demikian, orangtua harus mulai memantau perkembangan anak biasanya di usia kurang dari 4 tahun atau maksimal diorientasikan sekitar 5-6 bulan berikutnya," jelas Arif, Sabtu (9/8/2025).
Penyebab anak bertingkah kurang fokus dan tidak tenang saat belajar atau beraktifitas antara lain: rentang konsentrasi pendek (Normal untuk Usia Tertentu).
Arif mnyebut anak-anak usia dini memang secara alami sulit duduk diam lama.
"Ini bukan gangguan, tapi bagian dari perkembangan normal," sebutnya.
Anak-anak cenderung memiliki kebutuhan gerak yang tinggi. Beberapa anak memiliki kebutuhan motorik yang tinggi dan perlu sering bergerak.
Sementara itu lingkungan belajar yang tidak mendukung juga bisa menjadi penyebab anak memiliki fokus yang berkurang dan cenderung gelisah.
Arif mengungkapkan, suasana terlalu bising, tidak nyaman, atau membosankan memicu anak tidak tenang.
"Kadang ada suasana kegiatan belajar mengajar yang membosankan, kemudian anak seolah mencari kegiatan lain untuk melampiaskan kebosanannya," kata Arif.
Dengan perkembangan anak di usia 4 tahun an, mereka cenderung aktif, hingga akhirnya kelelahan atau kurang tidur. Anak yang kurang tidur akan lebih mudah gelisah atau rewel saat belajar.
Saat ini orangtua juga dihadapkan dengan perkembangan teknologi sehingga HP atau gadget kadang menjadi "jalan ninja" untuk memberikan hiburan pada anak. Padahal, terlalu banyak paparan layar bisa membuat anak sulit fokus pada aktivitas yang tidak secepat atau seinstan itu.
Arif menjelaskan, kemungkinan anak dengan gangguan perhatian (seperti ADHD) juga bisa menjadi penyebab anak tidak tenang atau gelisah.
"Jika gelisah disertai kesulitan fokus yang menetap dan mengganggu fungsi sehari-hari, bisa jadi ini tanda gangguan seperti ADHD," jelas Arif.
Lantas, bagaimana solusinya ketika anak sudah mengalami gagal fokus, tidak tenang atau gelisah? Berikut beberapa tips yang disarankan oleh Arif untuk orangtua asuh anak:
1. Berikan Jadwal Belajar yang Singkat dan Terstruktur
· Gunakan sistem belajar 15–20 menit, lalu istirahat sejenak.
· Gunakan timer visual atau papan tugas harian.
2. Ciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan dan Bebas Gangguan
· Hindari TV, gadget, atau keributan saat anak belajar.
3. Berikan Waktu untuk Bergerak
· Selipkan aktivitas fisik ringan sebelum dan sesudah belajar.
· Gunakan metode belajar aktif: menulis di papan, belajar sambil bernyanyi, dll.
4. Berikan Penguatan Positif
· Pujian untuk setiap kemajuan, bukan hanya hasil akhir.
5. Gunakan Alat Bantu Fokus
· Seperti fidget toy, kursi goyang kecil, atau bola duduk, jika anak terbantu dengan gerakan ringan.
6. Pantau Pola Tidur dan Gizi
· Pastikan anak cukup tidur (sesuai usianya) dan mendapatkan makanan bergizi.
7. Konsultasikan dengan Guru atau Ahli
· Jika perilaku gelisah sangat mengganggu dan menetap, pertimbangkan untuk konsultasi ke psikolog anak atau dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....